Seruan di tengah kepungan
2 Tawarikh 13:14
Peperangan Abia melawan Yerobeam
“Ketika orang Yehuda menoleh, mereka melihat bahwa mereka harus menghadapi pertempuran itu dari depan dan belakang. Mereka berseru kepada TUHAN sedangkan para imam meniup nafiri.”2 Tawarikh 13:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika Yehuda menoleh ke belakang, lihatlah, mereka harus menghadapi pertempuran dari depan dan dari belakang. Mereka berteriak kepada TUHAN, sedang para imam meniup nafiri,”2 Tawarikh 13:14 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika pasukan Yehuda melihat bahwa mereka dikepung, mereka berteriak minta tolong kepada TUHAN. Para imam meniup trompet,”2 Tawarikh 13:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And when Judah looked back, behold, the battle was before and behind: and they cried unto the LORD, and the priests sounded with the trumpets.”2 Tawarikh 13:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 13:14?
Orang Yehuda menyadari bahaya dari depan dan belakang, lalu berseru kepada TUHAN dan para imam meniup nafiri. Ini menunjukkan respons iman di tengah krisis, yaitu berseru kepada Allah dan menggunakan sarana yang Ia berikan.
Latar belakang
Krisis dan respons iman
Orang Yehuda menyadari bahaya dari depan dan belakang. Mereka tidak mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi berseru kepada TUHAN. Para imam meniup nafiri sebagai tanda kehadiran Allah dan panggilan untuk berperang.
Di mana
Pegunungan Efraim
Di tengah medan pertempuran
Kapan
~900 SM
Kerajaan Terbelah
Yang berbicara
Penulis 2 Tawarikh
Sejarawan dan imam, menulis untuk bangsa Yehuda yang kembali dari pembuangan
Kepada
Pembaca Yehuda
Komunitas pasca-pembuangan yang ingin memahami identitas dan kesetiaan mereka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צָעַק
tsa'aq · berseru
Memanggil dengan keras, berteriak minta tolong; menunjukkan keputusasaan dan permohonan yang sungguh-sungguh.
תָּקַע
taqa' · meniup
Meniup (terompet atau nafiri); tindakan mengeluarkan bunyi yang nyaring dan berirama.
חֲצוֹצְרָה
chatsotserah · nafiri
Terompet perak yang digunakan dalam ibadah dan untuk memanggil umat atau berperang; simbol kehadiran Allah.
Kombinasi 'berseru' dan 'meniup nafiri' menunjukkan iman yang aktif dan liturgis: mereka berteriak kepada Allah dan menggunakan alat yang ditetapkan-Nya. Ini bukan sekadar emosi, tetapi tindakan yang sesuai dengan perintah.
Tahukah kamu
Seruan dan nafiri
Dalam tradisi Israel, nafiri bukan hanya alat musik, tetapi juga tanda kehadiran Allah dan panggilan untuk berperang (Bilangan 10:8-9). Kombinasi seruan dan nafiri menunjukkan bahwa mereka bergantung pada Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 13:14
Mazmur 50:15
Janji pertolongan
“Berserulah kepada-Ku pada hari kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku.”
Bilangan 10:9
Instrumen ilahi
“Apabila kamu berperang di negerimu melawan musuh yang menyerang kamu, kamu harus meniup nafiri itu dengan keras supaya kamu diingat di hadapan TUHAN dan diselamatkan dari musuhmu.”
2 Tawarikh 20:22
Kemenangan karena pujian
“Ketika mereka mulai bersorak dan menyanyikan pujian, TUHAN menempatkan penghadang-penghadang terhadap bani Amon, Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir yang menyerang Yehuda.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 13:14
✕ Sering dikira
Mereka hanya berteriak histeris tanpa rencana, dan Allah menyelamatkan mereka.
✓ Yang sebenarnya
Mereka berseru dan meniup nafiri; itu adalah tindakan iman yang taat pada perintah Allah, bukan sekadar emosi.
✕ Sering dikira
Nafiri hanya untuk ibadah, bukan untuk perang.
✓ Yang sebenarnya
Nafiri memang digunakan dalam ibadah, tetapi juga untuk perang (Bilangan 10:9), sebagai tanda Allah berperang bagi mereka.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 13:14
Saat masalah datang bergelombang, jangan hanya panik. Berserulah kepada Allah dalam doa, dan gunakan juga cara-cara yang Tuhan sediakan, seperti nasihat orang bijak atau firman-Nya.
Ya Allah, di saat aku dikelilingi masalah, ajar aku untuk berseru kepada-Mu dan tidak mengandalkan kekuatanku sendiri. Amin.