Kelegaan Setelah Kerendahan Hati
2 Tawarikh 12:7
Murka TUHAN Surut karena Merendahkan Diri
PerikopSisak, Raja Mesir, Menyerang Yerusalem · 2 Tawarikh 12:1-16 →“Ketika TUHAN melihat bahwa mereka merendahkan diri, firman TUHAN datang kepada Semaya, demikian, “Karena mereka telah merendahkan diri, Aku tidak akan memusnahkan mereka. Aku akan memberi mereka sedikit kelepasan, dan murka-Ku tidak akan Kucurahkan ke atas Yerusalem melalui Sisak.”2 Tawarikh 12:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika TUHAN melihat bahwa mereka merendahkan diri, datanglah firman TUHAN kepada Semaya, bunyinya: "Mereka telah merendahkan diri, oleh sebab itu Aku tidak akan memusnahkan mereka. Aku segera akan meluputkan mereka dan kehangatan murka-Ku tidak akan dicurahkan atas Yerusalem dengan perantaraan Sisak.”2 Tawarikh 12:7 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika TUHAN melihat bahwa mereka telah merendahkan diri, Ia berbicara lagi kepada Semaya, kata-Nya, "Karena mereka mengakui dosa mereka, maka Aku tak akan membinasakan mereka. Aku akan segera meluputkan mereka; Yerusalem tidak akan hancur. Meskipun begitu, Sisak”2 Tawarikh 12:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And when the LORD saw that they humbled themselves, the word of the LORD came to Shemaiah, saying, They have humbled themselves; therefore I will not destroy them, but I will grant them some deliverance; and my wrath shall not be poured out upon Jerusalem by the hand of Shishak.”2 Tawarikh 12:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 12:7?
Ketika umat merendahkan diri di hadapan Tuhan, Dia mengubah keputusan-Nya dan tidak memusnahkan mereka. Ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan responsif terhadap pertobatan dan kerendahan hati, dan Dia memberikan kelepasan meskipun hukuman tetap ada.
Latar belakang
TUHAN Mendengar Kerendahan Hati
Setelah Rehabeam dan para pemimpin merendahkan diri di hadapan TUHAN, nabi Semaya menyampaikan firman bahwa murka TUHAN tidak akan dicurahkan melalui Sisak. Namun, mereka tetap akan menjadi hamba Sisak, supaya tahu perbedaan melayani TUHAN versus melayani kerajaan dunia.
Di mana
Yerusalem
Dalam konteks naratif penghukuman Sisak
Kapan
~925 SM
Kerajaan Terpecah (Rehabeam)
Yang berbicara
Penulis 2 Tawarikh
Sejarawan imam, pasca-pembuangan, ~400 SM
Kepada
Para pembaca Israel
Komunitas Yehuda yang kembali dari pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נכנע
nikhna' · merendahkan diri
tunduk atau merendahkan diri di hadapan otoritas yang lebih tinggi
חמה
chemah · murka
api panas atau kemarahan yang menyala
נתך
natak · tuang
mencurahkan atau menuangkan ke bawah
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa kerendahan hati yang tulus dapat 'menahan' luapan murka TUHAN; murka itu masih ada tetapi tidak 'dicurahkan' sepenuhnya.
Tahukah kamu
Arti Nama Semaya
Nama Semaya berarti 'TUHAN telah mendengar', yang sangat cocok dengan momen di mana TUHAN mendengar kerendahan hati mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 12:7
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 12:7
✕ Sering dikira
Berarti TUHAN tidak menghukum mereka sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Ayat 8 jelas: mereka tetap diperhambakan kepada Sisak sebagai peringatan.
✕ Sering dikira
Kerendahan hati otomatis menghapus semua konsekuensi dosa.
✓ Yang sebenarnya
Hukuman tetap ada, tetapi murka yang memusnahkan ditunda.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 12:7
Pernahkah kita merasa sudah terlalu jauh dari Tuhan? Ayat ini mengingatkan bahwa Tuhan selalu membuka pintu pengampunan. Coba luangkan waktu untuk merendahkan diri di hadapan-Nya, mengakui kesalahan, dan minta kekuatan untuk berubah.
Tuhan, ajar kami untuk rendah hati dan bertobat, karena Engkau selalu siap mengampuni dan memulihkan kami. Amin.