Perintah berhenti berperang

2 Tawarikh 11:4

Ketaatan yang Mencegah Perang Saudara

“‘Inilah firman TUHAN: Jangan maju dan jangan berperang melawan saudara-saudaramu. Pulanglah masing-masing ke rumahnya, sebab hal ini terjadi karena Aku.’” Mereka mendengarkan firman TUHAN dan tidak maju menyerang Yerobeam.”

2 Tawarikh 11:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 11:4?

Tuhan melarang Rehabeam berperang melawan saudara-saudaranya dan menjelaskan bahwa perpecahan itu adalah kehendak-Nya, sehingga Rehabeam menaati dan membatalkan rencana perangnya.

Latar belakang

Menahan diri karena Firman

Rehabeam telah mengumpulkan 180.000 prajurit untuk menyerang kerajaan utara, tetapi TUHAN melalui Semaya memerintahkan mereka untuk pulang karena perpecahan itu terjadi dari TUHAN. Pasukan itu menurut dan membatalkan serangan.

Di mana

Yerusalem

Saat persiapan perang melawan kerajaan utara

Kapan

~930 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemisahan kerajaan Israel
Pembangunan kota-kota berkubu
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Semaya

Nabi yang menyampaikan firman TUHAN kepada Rehabeam.

R

Kepada

Rehabeam dan orang Israel

Raja Yehuda dan seluruh pasukan yang siap berperang.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אַל

al · jangan

kata larangan, jangan

לָחַם

lacham · berperang

bertempur, berperang

אַח

ach · saudara-saudaramu

saudara laki-laki, kerabat

Kata 'saudara' menekankan bahwa orang Israel utara masih keluarga, dan larangan berperang adalah panggilan untuk mengutamakan kasih daripada konflik.

Tahukah kamu

Angka yang bervariasi

Teks Masoretik menyebut 180.000, tetapi beberapa versi Yunani (Septuaginta) mencatat 120.000, menunjukkan variasi dalam tradisi naskah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 11:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 11:4

✕  Sering dikira

Mengira TUHAN selalu melarang perang, tetapi ini hanya untuk kasus ini.

✓  Yang sebenarnya

Perintah ini spesifik untuk mencegah perang saudara, bukan larangan mutlak terhadap semua perang.

✕  Sering dikira

Menganggap perpecahan itu kehendak Tuhan sehingga tidak perlu berdamai.

✓  Yang sebenarnya

Perpecahan terjadi karena dosa Salomo, tetapi Tuhan tetap memakai situasi itu; ketaatan pada Firman tetap penting.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 11:4

Terkadang Tuhan meminta kita untuk menahan diri dari konflik, sekalipun kita merasa benar. Ketaatan pada kehendak Tuhan sering kali membutuhkan pengorbanan ego dan keinginan pribadi.

Tuhan, berikan aku keberanian untuk menaati-Mu, bahkan ketika itu berarti mengalah dan tidak melanjutkan pertikaian. Amin.