Mikhal menyambut Daud dengan sinis

2 Samuel 6:20

Tabut Tuhan Dibawa ke Yerusalem

Ketika Daud pulang untuk memberi salam kepada keluarganya, Mikhal, anak perempuan Saul, keluar menemui Daud, katanya, “Betapa mulianya Raja Israel pada hari ini, yang tidak menutupi dirinya di depan mata budak-budak perempuannya dengan tidak malu-malu menelanjangi dirinya seperti seorang hina?”

2 Samuel 6:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 6:20?

Mikhal, istri Daud dan anak Saul, merendahkan Daud karena ia menari di depan umum dengan penuh semangat, dianggap tidak pantas bagi seorang raja. Ini menunjukkan konflik antara ekspresi ibadah yang rendah hati dan pandangan duniawi tentang martabat.

Latar belakang

Kritik dari Istri

Mikhal melihat Daud menari dengan penuh semangat di depan tabut, dan ketika Daud pulang, ia menyambutnya dengan sindiran pedas. Ia mencemooh Daud karena dianggap tidak menjaga wibawa raja di depan rakyat.

Di mana

Yerusalem

Di rumah Daud, di depan pintu

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembagian makanan kepada rakyat
Daud menjawab Mikhal
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Mikhal

Putri Saul, istri Daud, sebelumnya menyelamatkan Daud

D

Kepada

Daud

Raja Israel, suami Mikhal

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גָּלָה

galah · menelanjangi

membuka pakaian, menyingkapkan

רֵיק

req · hina

kosong, tidak berharga

אָמָה

amah · budak-budak perempuan

pelayan perempuan, hamba

Mikhal menggunakan kata-kata yang merendahkan, menganggap Daud kehilangan martabat, tetapi ironisnya justru kerendahan hatinya di hadapan Tuhan yang membuatnya terhormat.

Tahukah kamu

Mikhal tidak punya anak

Ayat 23 mencatat bahwa Mikhal tidak mempunyai anak sampai mati, yang mungkin adalah akibat dari konflik ini atau bagian dari hukuman ilahi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 6:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 6:20

✕  Sering dikira

Mikhal marah karena Daud menari tanpa busana yang layak.

✓  Yang sebenarnya

Daud hanya memakai efod linen, tidak telanjang; kritiknya adalah tentang martabat raja, bukan ketelanjangan fisik.

✕  Sering dikira

Mikhal benar karena merendahkan Daud.

✓  Yang sebenarnya

Daud membela diri dengan menyebut pengabdiannya kepada Tuhan; konteks menunjukkan kritiknya didasari kecemburuan atau kurangnya iman.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 6:20

Jangan biarkan perkataan orang lain meremehkan ekspresi imanmu. Kadang orang terdekat pun tidak memahami cara kita beribadah, namun yang terpenting adalah hati kita tulus di hadapan Tuhan, bukan penilaian manusia.

Ya Tuhan, berikan aku keberanian untuk tetap setia pada panggilan-Mu meskipun diejek atau direndahkan oleh orang lain. Amin.