Mengingat kepemimpinan Daud dahulu
2 Samuel 5:2
Daud diurapi menjadi raja atas seluruh Israel
PerikopDaud Menjadi Raja atas Israel · 2 Samuel 5:1-5 →“Bahkan, pada masa lalu, ketika Saul memerintah atas kami, engkaulah yang memimpin keluar dan membawa masuk orang Israel. TUHAN telah berkata kepadamu, ‘Kamulah yang akan menggembalakan umat-Ku, Israel; dan kamulah yang akan menjadi raja atas Israel.’””2 Samuel 5:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Telah lama, ketika Saul memerintah atas kami, engkaulah yang memimpin segala gerakan orang Israel. Dan TUHAN telah berfirman kepadamu: Engkaulah yang harus menggembalakan umat-Ku Israel, dan engkaulah yang menjadi raja atas Israel."”2 Samuel 5:2 · TB
Terjemahan Baru
“Sejak dahulu, bahkan ketika Saul masih memerintah kami, Baginda juga yang memimpin tentara Israel setiap kali mereka maju berperang, lagipula TUHAN telah berjanji kepada Baginda bahwa Bagindalah yang akan memimpin umat-Nya dan menjadi raja mereka."”2 Samuel 5:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dulu, ketika Saul menjabat sebagai raja atas kita, Tuanlah yang memimpin Israel dalam peperangan. TUHAN juga sudah berkata kepadamu, ‘Kamu akan menggembalakan umat-Ku Israel dan menjadi raja atas mereka.’””2 Samuel 5:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Also in time past, when Saul was king over us, thou wast he that leddest out and broughtest in Israel: and the LORD said to thee, Thou shalt feed my people Israel, and thou shalt be a captain over Israel.”2 Samuel 5:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 5:2?
Bangsa Israel mengingat peran Daud sebagai pemimpin militer yang sudah memimpin mereka keluar masuk saat Saul berkuasa. Lebih penting lagi, mereka mengakui bahwa TUHAN telah memilih Daud untuk menjadi gembala dan raja atas umat-Nya.
Latar belakang
Mereka mengingat kepemimpinan Daud di bawah Saul
Para suku menyatakan bahwa meskipun Saul resmi menjadi raja, Daudlah yang sebenarnya memimpin pasukan Israel keluar dan masuk, seperti seorang gembala memelihara kawanan. Mereka juga mengutip janji TUHAN yang menyebut Daud sebagai gembala dan raja atas Israel. Ini menjadi dasar pengakuan mereka.
Di mana
Hebron
Dalam pertemuan formal, mungkin di tempat ibadah atau pelataran kota.
Kapan
~1010 SM
Periode kerajaan bersatu
Yang berbicara
Suku-suku Israel
Para wakil dari seluruh suku, termasuk tua-tua dan mungkin prajurit.
Kepada
Daud
Raja atas Yehuda sebelumnya, kini diminta menjadi raja seluruh Israel.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָצָא
yatsa' · memimpin
Keluar, sering dipakai untuk maju berperang.
בּוֹא
bo' · membawa masuk
Masuk, kembali ke tempat aman setelah perang.
רָעָה
ra'ah · menggembalakan
Menggembalakan ternak, memimpin dan merawat umat.
Kata-kata ini menggambarkan peran Daud yang sudah terbukti: ia keluar untuk berperang, masuk kembali dengan kemenangan, dan bertindak seperti gembala yang memelihara umat. Ini bukan sekadar jabatan, melainkan karakter.
Tahukah kamu
'Keluar dan masuk' adalah metafora kepemimpinan
Dalam budaya kuno, memimpin 'keluar dan masuk' berarti memimpin dalam perang dan damai, suatu gambaran komprehensif tentang seorang panglima.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 5:2
1 Samuel 18:16
Sama persis
“Tetapi seluruh Israel dan Yehuda mengasihi Daud, sebab ia memimpin mereka keluar masuk.”
Mazmur 78:71
Metafora gembala
“Dari tempat domba-domba yang menyusui dibawanya dia untuk menggembalakan Yakub, umat-Nya.”
Yohanes 10:11
Gambaran Daud digenapi
“Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 5:2
✕ Sering dikira
Menganggap Daud sendiri yang 'menggembalakan' Israel, sehingga tidak memerlukan Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini mengutip janji TUHAN, yang menunjukkan bahwa Daud adalah alat Allah, bukan sumber kekuatannya sendiri.
✕ Sering dikira
Mengira pernyataan suku-suku hanya pujian, bukan bukti bahwa Daud berhak atas takhta.
✓ Yang sebenarnya
Mereka mengutip firman TUHAN sebagai dasar pengakuan mereka, sehingga ini bersifat teologis.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 5:2
Daud dipilih bukan karena ambisinya, tetapi karena kepemimpinan yang sudah terbukti dan pilihan Tuhan. Dalam hidup kita, panggilan Tuhan sering datang melalui pengalaman dan kesetiaan kita di masa lalu.
Tuhan, mampukan kami untuk setia dalam tanggung jawab kecil, agar Engkau dapat mempercayakan kami dengan hal yang lebih besar. Amin.