Perjanjian dan pengurapan di Hebron
2 Samuel 5:3
Daud diurapi menjadi raja atas seluruh Israel
PerikopDaud Menjadi Raja atas Israel · 2 Samuel 5:1-5 →“Semua tua-tua Israel datang menghadap raja di Hebron, dan Raja Daud mengadakan perjanjian di Hebron di hadapan TUHAN. Lalu, mereka mengurapi Daud menjadi raja atas Israel.”2 Samuel 5:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka datanglah semua tua-tua Israel menghadap raja di Hebron, lalu raja Daud mengadakan perjanjian dengan mereka di Hebron di hadapan TUHAN; kemudian mereka mengurapi Daud menjadi raja atas Israel.”2 Samuel 5:3 · TB
Terjemahan Baru
“Daud membuat perjanjian dengan pemimpin-pemimpin Israel itu di Hebron, lalu mereka melantik dia menjadi raja Israel.”2 Samuel 5:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka di Hebron Daud membuat kesepakatan dengan mereka di hadapan TUHAN, dan mereka mengurapi Daud sebagai raja atas Israel.”2 Samuel 5:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“So all the elders of Israel came to the king to Hebron; and king David made a league with them in Hebron before the LORD: and they anointed David king over Israel.”2 Samuel 5:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 5:3?
Daud mengadakan perjanjian dengan tua-tua Israel di Hebron di hadapan TUHAN, dan kemudian mereka mengurapi dia sebagai raja. Ini menandakan pengakuan resmi dan sakral bahwa Daud adalah raja atas seluruh Israel, bukan hanya Yehuda.
Latar belakang
Pengurapan Daud sebagai raja seluruh Israel
Setelah kesepakatan, Daud membuat perjanjian dengan tua-tua Israel di hadapan TUHAN, mengikat kedua belah pihak secara religius. Mereka kemudian mengurapi Daud dengan minyak sebagai tanda pengangkatan resmi, menjadikannya raja atas seluruh Israel, bukan hanya Yehuda.
Di mana
Hebron
Di hadapan TUHAN, mungkin di tempat ibadah atau di depan tabut, dengan hadirnya tua-tua Israel.
Kapan
~1010 SM
Periode kerajaan bersatu
Yang berbicara
Penulis/penyusun kitab 2 Samuel
Mengisahkan peristiwa penting dengan gaya naratif yang ringkas.
Kepada
Umat Israel
Pembaca yang ingin melihat bagaimana Daud menjadi raja atas seluruh bangsa.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בְּרִית
berit · perjanjian
Ikatan atau perjanjian yang mengikat dua pihak, sering dengan konsekuensi.
מָשַׁח
mashach · mengurapi
Mengoleskan minyak sebagai tanda pengudusan atau pengangkatan.
זָקֵן
zaqen · tua-tua
Para pemimpin suku yang memiliki otoritas dan kebijaksanaan.
Perjanjian (berit) di hadapan TUHAN menunjukkan kesepakatan yang sakral dan mengikat, bukan sekadar politik. Pengurapan (mashach) menegaskan bahwa Daud dipilih Allah, dan peran tua-tua (zaqen) menjembatani rakyat dengan raja.
Tahukah kamu
Pengurapan biasanya dilakukan di tempat umum
Pengurapan raja di Israel dilakukan di depan umum, dan menggunakan minyak zaitun yang dituangkan ke kepala sebagai simbol pemilihan oleh Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 5:3
1 Samuel 16:13
Pengurapan sebelumnya
“Samuel mengambil tabung tanduk berisi minyak dan mengurapi Daud di tengah saudara-saudaranya.”
Keluaran 19:5
Perjanjian dengan umat
“Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku.”
Mazmur 89:3
Janji tentang raja
“Engkau telah berbicara dalam penglihatan kepada orang-orang yang Kaukasihi, kata-Mu: 'Aku telah menaruh mahkota di atas seorang pahlawan.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 5:3
✕ Sering dikira
Menganggap perjanjian ini hanya antara Daud dan manusia, tanpa melibatkan Allah.
✓ Yang sebenarnya
Perjanjian itu dibuat 'di hadapan TUHAN', sehingga Allah menjadi saksi dan pihak yang diberi tanggung jawab.
✕ Sering dikira
Berpikir pengurapan oleh manusia membuat Daud menjadi raja, padahal Allah sudah mengurapinya sejak muda.
✓ Yang sebenarnya
Pengurapan di Hebron adalah pengukuhan publik atas pilihan Allah yang sudah terjadi sebelumnya.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 5:3
Perjanjian di hadapan Tuhan mengingatkan kita bahwa setiap komitmen, terutama dalam kepemimpinan, adalah serius dan melibatkan Tuhan. Sebelum mengambil keputusan besar, ada baiknya kita melibatkan Tuhan dan orang-orang yang bertanggung jawab.
Ya Tuhan, jadikan kami pribadi yang setia pada perjanjian dan selalu mengutamakan kehendak-Mu dalam setiap keputusan. Amin.