Daud menghukum pembunuh Isyboset
2 Samuel 4:12
Pembalasan atas Pembunuh Isyboset
“Lalu, Daud memerintahkan anak buahnya untuk membunuh mereka. Tangan dan kaki mereka dipotong, kemudian mayatnya digantung di tepi telaga di Hebron. Kepala Isyboset diambil, lalu dikuburkan di dalam kubur Abner di Hebron.”2 Samuel 4:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesudah itu Daud memberi perintah kepada anak buahnya untuk membunuh mereka; tangan dan kaki mereka dipotong, kemudian mayat mereka digantung di tepi telaga di Hebron. Tetapi kepala Isyboset diambil dan dikuburkan di dalam kubur Abner di Hebron.”2 Samuel 4:12 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah itu Daud memerintahkan kepada anak buahnya untuk membunuh Rekhab dan Baana. Sesudah dibunuh, tangan dan kaki mereka dipotong dan digantung di dekat kolam. Tetapi kepala Isyboset itu diambil dan dikuburkan di kota itu juga di dalam kuburan Abner.”2 Samuel 4:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka Daud langsung memerintahkan supaya Rekab dan Banah dibunuh. Tangan dan kaki mereka dipotong dan mayat mereka digantung dekat kolam di Hebron, sedangkan kepala Isboset yang dibawa kedua orang itu dikuburkan di kuburan Abner di Hebron.”2 Samuel 4:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And David commanded his young men, and they slew them, and cut off their hands and their feet, and hanged them up over the pool in Hebron. But they took the head of Ishbosheth, and buried it in the sepulchre of Abner in Hebron.”2 Samuel 4:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 4:12?
Daud memerintahkan eksekusi mati untuk Rekhab dan Baana, memotong tangan dan kaki, lalu menggantung mayat mereka di Hebron. Kepala Isyboset dikuburkan dengan hormat di kubur Abner, menunjukkan bahwa Daud menghormati orang yang tidak bersalah.
Latar belakang
Eksekusi publik
Daud memerintahkan anak buahnya untuk membunuh Rekhab dan Baana. Mereka dipotong tangan dan kakinya, lalu mayatnya digantung di tepi telaga. Kepala Isyboset dikuburkan dengan hormat di kubur Abner.
Di mana
Hebron
Di sekitar telaga Hebron, setelah hukuman
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Daud
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, ~30 tahun, mantan gembala
Kepada
Anak buah Daud
Prajurit Israel yang setia kepada Daud
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צוה
tsavah · memerintahkan
memberi perintah atau instruksi dengan otoritas
הרג
harag · membunuh
membunuh dengan kekerasan, sering untuk hukuman
תלה
talah · menggantung
menggantung mayat sebagai hukuman dan peringatan
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Daud bertindak dengan otoritas (tsavah) untuk melakukan hukuman mati (harag) dan memamerkan mayat (talah) sebagai peringatan. Ini menegaskan bahwa keadilan Tuhan dijalankan melalui raja.
Tahukah kamu
Telaga Hebron
Telaga di Hebron mungkin adalah kolam yang sama dengan yang disebutkan dalam 2 Samuel 4, tempat mayat digantung sebagai peringatan publik. Ini adalah praktik umum untuk mempermalukan penjahat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 4:12
Ulangan 21:23
Hukum menggantung
“Janganlah engkau membiarkan mayatnya menggantung semalam-malaman di atas tiang, tetapi haruslah engkau menguburkannya pada hari itu juga.”
Yosua 8:29
Praktik menggantung
“Ia menggantung raja Ai pada sebuah tiang sampai petang.”
2 Samuel 1:15
Daud menghukum pembunuh
“Lalu Daud memanggil salah seorang anak buahnya dan berkata, 'Maju dan tewaskan dia.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 4:12
✕ Sering dikira
Daud bertindak dengan kejam tanpa dasar hukum.
✓ Yang sebenarnya
Hukuman ini sesuai dengan hukum Taurat untuk pembunuhan berencana (Kel. 21:14) dan untuk menghapuskan darah tak bersalah.
✕ Sering dikira
Menggantung mayat adalah tindakan yang tidak pernah dilakukan dalam Perjanjian Lama.
✓ Yang sebenarnya
Praktik menggantung mayat setelah eksekusi memang ada, sebagai tanda kutukan dan peringatan (Ul. 21:22-23).
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 4:12
Keadilan harus ditegakkan, tetapi martabat korban juga harus dijaga. Daud menghukum pembunuh tetapi memberikan penghormatan terakhir kepada Isyboset dan bahkan kepada Abner. Bagaimana kita menyeimbangkan keadilan dan belas kasihan dalam hidup kita?
Tuhan, ajari aku untuk menegakkan keadilan tanpa melupakan belas kasihan, dan untuk menghormati setiap orang sebagaimana Engkau menghormati. Amin.