Kutukan Daud atas Yoab

2 Samuel 3:29

Daud Menangis untuk Abner

Hal itu ditanggung sendiri oleh Yoab dan oleh seluruh kaum keluarganya. Tidak putus-putusnya keluarga Yoab mengeluarkan lelehan, sakit kusta, bersandar pada tongkat, tewas oleh pedang, dan kekurangan makan.”

2 Samuel 3:29 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 3:29?

Daud mengutuk keluarga Yoab karena pembunuhan itu, memohon agar kejahatan itu menimpa keturunannya.

Latar belakang

Kutukan atas Keluarga Yoab

Daud mengucapkan kutukan yang berat atas keluarga Yoab, menyatakan bahwa mereka tidak akan pernah berhenti menderita. Ini adalah gaya bahasa kiasan untuk menunjukkan penghukuman ilahi.

Di mana

Hebron

Masih dalam konteks istana, setelah pernyataan tidak bersalah

Kapan

~1000 SM

Masa pemerintahan Daud di Hebron

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Abner dibunuh oleh Yoab
Daud berkabung untuk Abner
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Yehuda, melanjutkan pernyataannya di depan umum.

P

Kepada

Para pembantunya

Orang-orang yang mendengar perkataan Daud.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בֵּית

bet · keluarga

Rumah atau keluarga, sering sebagai unit sosial.

זָב

zav · lelehan

Cairan tubuh yang tidak normal, sering dikaitkan dengan penyakit.

מִשְׁעֶנֶת

mish'enet · tongkat

Tongkat penopang, simbol kelemahan dan usia tua.

Kata 'bet' menunjukkan bahwa seluruh keluarga ikut menanggung, bukan hanya Yoab. Penyakit dan kelemahan fisik menjadi simbol hukuman yang nyata.

Tahukah kamu

Kutukan dalam Ucapan

Di Timur Dekat kuno, kutukan seperti ini dianggap memiliki kuasa nyata, bukan sekadar kata-kata kosong.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 3:29

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 3:29

✕  Sering dikira

Daud mengutuk semua keturunan Yoab tanpa pengecualian.

✓  Yang sebenarnya

Ini hiperbola untuk menunjukkan betapa seriusnya dosa Yoab, tetapi tidak berarti semua akan kena.

✕  Sering dikira

Kutukan itu berlaku abadi.

✓  Yang sebenarnya

Meskipun keras, kutukan ini adalah ekspresi kemarahan, bukan keputusan teologis mutlak.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 3:29

Konsekuensi dosa bisa berdampak luas, bahkan pada generasi berikutnya. Mari hindari dosa agar tidak meninggalkan luka bagi orang lain.

Ya Tuhan, lindungilah keluargaku dari akibat dosa; ajari kami hidup dalam kebenaran-Mu. Amin.