Paltiel menangis mengikuti Mikhal

2 Samuel 3:16

Daud Menguat, Saul Melemah

PerikopAbner Memihak Daud · 2 Samuel 3:6-21 →
“Suaminya berjalan bersama dia, mengikutinya sampai ke Bahurim sambil menangis. Abner berkata kepadanya, “Pulanglah!” Lalu, dia pulang.”

2 Samuel 3:16 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 3:16?

Paltiel mengikuti Mikhal sambil menangis sampai Bahurim, tetapi Abner menyuruhnya pulang. Bayangan kesedihan ini menunjukkan bahwa Mikhal adalah istrinya yang dicintai, dan perpisahan itu menyakitkan, namun ia tidak bisa melawan perintah raja.

Latar belakang

Mikhal diambil dari suaminya

Isyboset memerintahkan Mikhal diambil dari Paltiel untuk dikembalikan kepada Daud. Paltiel mengikuti dari belakang sambil menangis sampai Bahurim, lalu Abner menyuruhnya pulang.

Di mana

Bahurim

Jalan menuju Bahurim, di perbatasan Benyamin

Kapan

~1010 SM

Masa pemerintahan Daud di Hebron

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Abner bawa Mikhal
Abner ajak Israel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Samuel

Narator kisah, kemungkinan seorang nabi atau imam

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat Tuhan yang mengenal sejarah Daud

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הָלַךְ

halakh · berjalan

berjalan, pergi, mengikuti

בָּכָה

bakhah · menangis

menangis dengan suara atau air mata

שׁוּב

shuv · pulanglah

kembali, berbalik

Kata 'berjalan' dan 'pulang' menggambarkan kepatuhan yang menyakitkan, sementara 'menangis' menunjukkan kehilangan yang nyata—sebuah tragedi pribadi di tengah politik.

Tahukah kamu

Air mata di perbatasan

Bahurim adalah desa di Benyamin, tempat lain di mana Daud juga pernah dilempari batu oleh Simei (2 Sam 16:5).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 3:16

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 3:16

✕  Sering dikira

Paltiel menangis karena takut pada Daud.

✓  Yang sebenarnya

Teks menunjukkan kesedihan karena kehilangan istri, bukan ketakutan.

✕  Sering dikira

Mikhal tidak punya perasaan karena tidak menangis.

✓  Yang sebenarnya

Alkitab tidak menyebut reaksi Mikhal, jadi kita tidak bisa memastikan perasaannya.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 3:16

Kehilangan orang yang kita kasihi itu menyakitkan. Kita bisa belajar untuk melepaskan dengan ikhlas, mempercayakan kesedihan kita kepada Tuhan yang memahami setiap air mata.

Ya Tuhan, saat aku harus melepaskan seseorang yang kucintai, hiburlah hatiku dan ajar aku untuk percaya pada rencana-Mu yang lebih besar. Amin.