Ahiam dari Harar
2 Samuel 23:33
Perkataan Terakhir Daud & Pahlawan-Pahlawannya
“Sama, orang Harari; Ahiam, anak Sarar, orang Harari;”2 Samuel 23:33 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“anak Sama orang Harari; Ahiam bin Sarar, orang Harari;”2 Samuel 23:33 · TB
Terjemahan Baru
“(23:24)”2 Samuel 23:33 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Syama, dari kota Harari; Ahiam anak Sarar, dari Harari;”2 Samuel 23:33 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Shammah the Hararite, Ahiam the son of Sharar the Hararite,”2 Samuel 23:33 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 23:33?
Ayat ini menyebutkan Sama, orang Harari, dan Ahiam, anak Sarar, orang Harari, sebagai dua pahlawan Daud. Mereka berasal dari tempat yang sama, menunjukkan bahwa ada keluarga atau kerabat yang sama-sama berjuang bersama Daud.
Latar belakang
Pahlawan Harari
Ayat ini menyebut Sama dan Ahiam, keduanya dari Harari. Mereka termasuk tiga puluh pahlawan Daud, menunjukkan bahwa kesetiaan tidak terbatas pada suku tertentu.
Di mana
Yerusalem
Dalam istana Daud · siang hari
Kapan
~970 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Penulis Kitab 2 Samuel
Nabi/penulis, ~30 tahun
Kepada
Pembaca Israel
Umat Tuhan, ~1000 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הָרָרִי
Harari · Harari
Dari gunung
אֲחִיאָם
Achiam · Ahiam
Saudara dari ibu
שָׁרָר
Sharat · Sarar
Pemimpin
Nama 'Ahiam' berarti 'saudara dari ibu', menunjukkan keintiman keluarga; pahlawan-pahlawan ini adalah saudara seperjuangan, bukan sekadar tentara bayaran.
Tahukah kamu
Harar Tidak Pasti
Lokasi 'Harar' tidak diketahui pasti; mungkin daerah pegunungan. Ini menunjukkan bahwa banyak pahlawan berasal dari tempat yang tidak kita kenal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 23:33
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 23:33
✕ Sering dikira
Harari sama dengan orang Etiopia.
✓ Yang sebenarnya
Di sini Harari adalah klan Israel, bukan Etiopia.
✕ Sering dikira
Ahiam dan Sama adalah orang yang sama.
✓ Yang sebenarnya
Mereka dua orang berbeda, keduanya dari Harari.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 23:33
Kita dapat menjadi teladan iman bagi keluarga atau teman, mengajak mereka melayani Tuhan bersama. Kesaksian hidup kita bisa menginspirasi orang lain.
Ya Tuhan, jadikan hidupku kesaksian yang menarik orang-orang terdekatku untuk mengenal dan melayani Engkau. Amin.