Remuk di Bawah Kaki

2 Samuel 22:39

Nyanyian Kemenangan Daud

Aku memusnahkan dan meremukkan mereka sehingga mereka tidak bisa bangkit lagi. Mereka jatuh di bawah kakiku.

2 Samuel 22:39 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 22:39?

Daud melanjutkan bahwa dengan kuasa Allah, ia menghancurkan musuh-musuhnya sampai mereka tidak dapat bangkit lagi dan jatuh di bawah kakinya. Ini menunjukkan kemenangan total yang Allah berikan atas segala perlawanan.

Latar belakang

Musuh Dihancurkan

Daud menggambarkan bagaimana ia memusnahkan dan meremukkan musuh-musuhnya sehingga mereka tidak dapat bangkit. Ini menunjukkan kuasa Allah yang bekerja melalui dia untuk kemenangan mutlak.

Di mana

Yerusalem

Di istana, saat mengajar bangsa

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengejaran musuh
Pujian syukur
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, mantan gembala, pejuang

B

Kepada

Bangsa Israel

Umat pilihan Allah yang mendengar nyanyian ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כָּלָה

kalah · memusnahkan

menghabiskan, menghancurkan

מָחַץ

machats · meremukkan

menghancurkan, melukai parah

נָפַל

naphal · jatuh

jatuh, rebah

Kalah berarti menghabiskan, machats berarti menghancurkan berkeping-keping, dan naphal berarti jatuh. Ini menunjukkan kejatuhan total yang tidak bisa bangkit lagi, memberikan rasa aman.

Tahukah kamu

Kata 'Remuk' dalam Bahasa Ibrani

Kata 'meremukkan' adalah 'machats', yang bisa berarti 'menghancurkan berkeping-keping', sering dipakai untuk menggambarkan kekalahan total.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 22:39

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 22:39

✕  Sering dikira

Ini membenarkan kekerasan fisik dalam nama Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Ini kiasan kemenangan Allah atas kejahatan.

✕  Sering dikira

Musuh di sini hanyalah manusia biasa.

✓  Yang sebenarnya

Bisa juga merujuk kuasa jahat, sesuai konteks rohani.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 22:39

Allah mampu memberikan kemenangan penuh atas pergumulan kita. Jangan puas dengan setengah-setengah; biarkan Tuhan menyelesaikan pekerjaan-Nya sampai tuntas. Berani percaya bahwa musuh-musuh terbesar pun bisa dikalahkan.

Tuhan, hancurkan segala penghalang dalam hidupku dan berikan aku kemenangan penuh atasnya. Amin.