Tuhan sebagai pelita

2 Samuel 22:29

Nyanyian syukur Daud

Sebab, Engkaulah pelitaku, ya TUHAN, dan TUHAN menyinari kegelapanku.

2 Samuel 22:29 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 22:29?

Daud menyebut TUHAN sebagai pelitanya, yang menerangi kegelapannya. Ini berarti TUHAN adalah sumber terang dan pengharapan dalam situasi yang gelap dan sulit.

Latar belakang

Tuhan menerangi kegelapan

Daud menyatakan bahwa Tuhan adalah pelitanya, sumber terang dalam hidupnya. Tanpa Tuhan, ia berada dalam kegelapan, tetapi dengan Tuhan, kegelapan itu disinari. Ini menunjukkan ketergantungan total Daud pada Tuhan.

Di mana

Yerusalem

Mungkin di istana, saat malam merenung

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemenangan atas musuh
Daud menulis Mazmur
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, mantan gembala, penuh syukur

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, sumber terang

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נֵרִי

neri · pelitaku

pelitaku, lampuku

יַגִּיהַּ

yagiah · menyinari

membuat terang, menerangi

חָשְׁכִּי

choski · kegelapanku

kegelapanku

Neri dan choski menunjukkan kontras: Tuhan sebagai pelita pribadi Daud menerangi kegelapan spesifiknya. Yagiah berarti tindakan aktif Tuhan membuat terang, bukan sekadar ada terang.

Tahukah kamu

Pelita kuno

Pelita di zaman Daud terbuat dari tanah liat berisi minyak zaitun. Sumbunya bisa padam, tapi pelita Tuhan tidak pernah padam.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 22:29

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 22:29

✕  Sering dikira

Berarti Tuhan hanya memberikan terang dalam keadaan nyaman.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan justru menerangi saat kita dalam kegelapan, yaitu masa sulit.

✕  Sering dikira

Kegelapan di sini hanya berarti dosa.

✓  Yang sebenarnya

Bisa juga berarti kesulitan, kebingungan, atau musuh.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 22:29

Ketika kita merasa terjebak dalam kegelapan, ingatlah bahwa TUHAN siap menerangi jalan kita. Jangan berjalan dalam ketakutan, tapi nyalakan terang-Nya melalui doa dan firman.

Ya TUHAN, jadilah pelitaku hari ini; terangi setiap langkahku dan berikan aku kepastian di tengah ketidakpastian. Amin.