Kesucian vs kejahatan
2 Samuel 22:27
Nyanyian Syukur Daud
“Terhadap orang yang suci, Engkau berlaku suci, terhadap orang yang jahat, Engkau berbelit-belit.”2 Samuel 22:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“terhadap orang yang suci Engkau berlaku suci, tetapi terhadap orang yang bengkok Engkau berlaku belat-belit.”2 Samuel 22:27 · TB
Terjemahan Baru
“Terhadap orang suci Kaunyatakan diri-Mu suci, tetapi orang yang jahat Kaumusuhi.”2 Samuel 22:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Engkau menunjukkan ketulusan hati-Mu kepada orang yang tulus hati. Tetapi Engkau membalas orang yang menipu sesuai perbuatan mereka!”2 Samuel 22:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“With the pure thou wilt shew thyself pure; and with the froward thou wilt shew thyself unsavoury.”2 Samuel 22:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 22:27?
Daud melanjutkan bahwa orang yang suci akan mendapat perlakuan yang suci, sedangkan orang yang bengkok akan TUHAN hadapi dengan cara yang bengkok. Artinya TUHAN menyesuaikan cara-Nya dengan kondisi hati manusia.
Latar belakang
Daud mengkontraskan perlakuan Tuhan kepada orang suci dan jahat
Daud melanjutkan nyanyiannya dengan menegaskan bahwa Tuhan menunjukkan kesucian kepada orang suci, tetapi kepada orang yang bengkok, Dia berbelit-belit. Ini menegaskan keadilan Tuhan yang membalas sesuai sikap hati.
Di mana
Yerusalem
Di istana raja, saat merenungkan pertolongan Tuhan
Kapan
~1000 SM
Akhir pemerintahan Daud
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, pemazmur, berusia sekitar 70 tahun
Kepada
TUHAN
Allah Israel, yang disembah dan dipuji
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּרַר
barar · suci
Bersih, murni, disucikan
עִקֵּשׁ
iqqesh · jahat
Bengkok, sesat, tidak jujur
פָּתַל
pathal · berbelit-belit
Memutar, licik, memelintir
Kesucian dan kejahatan adalah dua arah yang berlawanan; Tuhan merespons sesuai dengan arah tersebut. Ini mengajak kita untuk introspeksi: apakah kita sedang dimurnikan atau menjadi bengkok?
Tahukah kamu
Kata 'suci' juga berarti 'bersih'
Kata Ibrani 'barar' (suci) memiliki akar yang berarti 'memurnikan' atau 'membersihkan'. Ini menunjukkan bahwa kesucian bukan sekadar ritual, tetapi hidup yang dimurnikan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 22:27
Mazmur 18:27
Hampir identik
“Terhadap orang yang suci, Engkau berlaku suci; terhadap orang yang bengkok, Engkau berlaku belat-belit.”
Amsal 3:32
Tuhan benci yang sesat
“Karena orang yang sesat adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi dengan orang jujur Ia bergaul erat.”
1 Petrus 1:16
Panggilan kesucian
“sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 22:27
✕ Sering dikira
Tuhan memperlakukan orang jahat dengan cara yang sama seperti orang baik, hanya saja dengan hukuman.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menunjukkan respons yang berbeda: untuk yang suci, kesucian; untuk yang jahat, kebengkokan — bukan sekadar hukuman, tetapi cara yang sesuai.
✕ Sering dikira
Kesucian adalah syarat untuk menerima kasih Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan tentang syarat, melainkan tentang hubungan: orang yang suci mengalami kesucian Tuhan, sementara orang yang jahat mengalami kebengkokan-Nya, tetapi kasih Tuhan tetap tersedia.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 22:27
Kita sering mengeluh ketika menghadapi kesulitan, tetapi mungkin TUHAN berbicara sesuai dengan kondisi kita. Mari introspeksi: apakah ada kebengkokan dalam hidup kita yang perlu diluruskan?
Bapa, aku mau hidup suci di hadapan-Mu. Tunjukkanlah jika ada hal bengkok dalam hidupku yang perlu aku perbaiki. Amin.