Salam palsu yang mematikan

2 Samuel 20:9

Pemberontakan Seba

Yoab berkata kepada Amasa, “Selamatkah engkau, Saudaraku?” Lalu, tangan kanan Yoab memegang janggut Amasa untuk menciumnya.

2 Samuel 20:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 20:9?

Yoab menyapa Amasa dengan ramah, bahkan memegang janggutnya untuk menciumnya. Ini adalah salam persaudaraan, tetapi menjadi momen pengkhianatan.

Latar belakang

Salam munafik

Yoab menyapa Amasa sebagai 'saudaraku' dan menarik janggutnya untuk mencium, sikap yang lazim sebagai tanda penghormatan. Namun, ini adalah tipu daya untuk mendekat dan membunuhnya.

Di mana

Gibeon

Di batu besar, siang hari

Kapan

~980 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemberontakan Absalom
Pengepungan Abel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yoab

Jenderal Daud, ~40 tahun

A

Kepada

Amasa

Panglima baru, keponakan Daud

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הֲשָׁלוֹם

hashalom · selamatkah

pertanyaan tentang kesejahteraan

אָחִי

achi · saudaraku

sebutan akrab untuk kerabat atau teman

לִנְשֹׁק

linshoq · mencium

menyentuh dengan bibir sebagai tanda sayang

Kata-kata salam, saudara, dan ciuman menunjukkan kasih, tetapi digunakan untuk kemunafikan.

Tahukah kamu

Salam cium

Menarik janggut dan mencium adalah tanda keakraban di Timur Tengah kuno, jadi tindakan Yoab sangat menipu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 20:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 20:9

✕  Sering dikira

Yoab benar-benar peduli pada Amasa.

✓  Yang sebenarnya

Yoab berpura-pura untuk membunuh, seperti Yudas mencium Yesus.

✕  Sering dikira

Salam itu wajar dan tidak mencurigakan.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks, ini adalah ancaman tersembunyi karena Yoab menyimpan dendam.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 20:9

Jangan menilai kedekatan seseorang hanya dari kata-kata atau gestur yang manis. Tindakan nyata yang konsisten dengan perkataan adalah bukti ketulusan.

Ya Bapa, ajar kami untuk tulus dalam perkataan dan perbuatan, serta berhati-hati terhadap kemunafikan. Amin.