2 Samuel 18:12
“Prajurit itu berkata kepada Yoab, “Sekalipun aku mendapatkan 1.000 syikal perak di tanganku, aku tidak akan mengulurkan tanganku kepada anak raja itu. Sebab, kami mendengar perintah raja kepadamu, kepada Abisai, dan kepada Itai, yang berkata, ‘Lindungilah Absalom, orang muda itu.’”2 Samuel 18:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi orang itu berkata kepada Yoab: "Sekalipun aku mendapat seribu syikal perak di telapak tanganku, takkan aku menjamah anak raja itu, sebab di depan telinga kamilah raja memberi perintah kepadamu dan kepada Abisai dan kepada Itai, katanya: Lindungilah Absalom orang muda itu, karena aku.”2 Samuel 18:12 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi orang itu menjawab, "Meskipun diberi 1.000 uang perak kepadaku, aku takkan mau menyakiti putra raja. Kami semua mendengar apa yang diperintahkan raja kepada Tuan dan kepada Abisai serta Itai, supaya jangan melukai Absalom anak muda itu demi raja.”2 Samuel 18:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi jawab orang itu, “Sekalipun hadiahnya sepuluh kilogram perak, saya tidak akan membunuh anak raja! Karena kami sudah mendengar perintah raja kepada Tuan, Abisai, dan Itai, ‘Demi saya, jangan berlaku kasar terhadap Absalom.’”2 Samuel 18:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the man said unto Joab, Though I should receive a thousand shekels of silver in mine hand, yet would I not put forth mine hand against the king’s son: for in our hearing the king charged thee and Abishai and Ittai, saying, Beware that none touch the young man Absalom.”2 Samuel 18:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 18:12?
Prajurit itu menolak tawaran Yoab karena takut melanggar perintah raja dan sadar bahwa tindakannya tidak akan tersembunyi dari raja. Dia lebih takut pada raja daripada pada Yoab, menunjukkan kesetiaan dan rasa hormatnya pada otoritas raja.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 18:12
Ketakutan akan Tuhan dan hormat pada pemimpin yang sah seharusnya membuat kita berpikir dua kali sebelum berbuat salah. Menjaga integritas lebih penting daripada mengejar hadiah duniawi.
Ya Allah, tanamkan dalam hati kami rasa takut akan Engkau yang kudus, sehingga kami selalu memilih yang benar meski dihadapkan pada tawaran yang menggoda. Amin.