Persiapan Pasukan di Gilead

2 Samuel 17:26

Nasihat yang Menyesatkan

Lalu, orang Israel dan Absalom berkemah di tanah Gilead.

2 Samuel 17:26 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 17:26?

Absalom dan pasukan Israel berkemah di tanah Gilead, sebuah wilayah di sebelah timur Sungai Yordan. Ini menunjukkan bahwa mereka mengejar Daud yang telah menyeberangi sungai tersebut, dan bersiap untuk melancarkan serangan.

Latar belakang

Markas Militer Absalom

Absalom dan pasukan Israel berkemah di tanah Gilead, daerah yang subur. Ini adalah persiapan untuk menyerang Daud yang berada di Mahanaim. Gilead dikenal sebagai tempat perlindungan alami.

Di mana

Gilead

Wilayah pegunungan di timur Yordan

Kapan

~1000 SM

Kisah Raja Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Amasa diangkat panglima
Sobi dan Barzilai membantu Daud
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Samuel

Narator sejarah, kemungkinan nabi atau imam, ~950 SM.

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat Tuhan yang ingin mengenal sejarah raja-raja.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יִשְׂרָאֵל

Yisrael · orang Israel

umat Israel

חָנָה

chanah · berkemah

mendirikan kemah, berkemah

אֶרֶץ

eretz · tanah

negeri atau tanah

Ketiga kata ini menggambarkan tindakan militer yang terencana: pasukan gabungan Israel menguasai wilayah Gilead, menunjukkan bahwa pemberontakan Absalom mendapat dukungan luas.

Tahukah kamu

Gilead: Negeri di Seberang

Gilead terkenal dengan hasil bumi seperti balsam, dan sering disebut dalam Alkitab sebagai tempat perlindungan. Letaknya di sebelah timur Sungai Yordan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 17:26

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 17:26

✕  Sering dikira

Mengira Gilead adalah kota kecil.

✓  Yang sebenarnya

Gilead adalah wilayah yang luas, mencakup beberapa kota.

✕  Sering dikira

Mengira perkemahan hanya sementara tanpa makna strategis.

✓  Yang sebenarnya

Berkemah di Gilead memposisikan Absalom untuk menyerang dari timur.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 17:26

Pengejaran yang dilakukan Absalom mengingatkan kita bahwa ambisi yang tidak sehat dapat membawa seseorang jauh dari kebenaran. Kita perlu waspada agar keinginan kita tidak membuat kita melawan kehendak Tuhan.

Ya Tuhan, jagalah hati kami dari ambisi yang berlebihan yang dapat menyesatkan kami dari jalan-Mu. Amin.