2 Samuel 15:34
“Namun, jika engkau kembali ke kota, dan berkata kepada Absalom, ‘Tuanku Raja, aku ini hambamu. Sesungguhnya, dahulu aku adalah hamba ayahmu, tetapi sekarang aku adalah hambamu.’ Dengan demikian, kamu dapat membatalkan nasihat Ahitofel.”2 Samuel 15:34 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“tetapi jika engkau kembali ke kota dan berkata kepada Absalom: Aku ini hambamu, ya raja, sejak dahulu aku hamba ayahmu, tetapi sekarang aku menjadi hambamu, --dengan demikian engkau dapat membatalkan nasihat Ahitofel demi aku.”2 Samuel 15:34 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi engkau dapat menolongku, jika engkau kembali ke kota dan berkata kepada Absalom, bahwa sekarang engkau hendak melayani dia dengan setia, seperti telah kaulayani ayahnya dahulu. Dengan cara begitu engkau dapat menggagalkan segala nasihat Ahitofel.”2 Samuel 15:34 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi kalau kamu kembali ke Yerusalem, kamu bisa menggagalkan nasihat Ahitofel. Berpura-puralah kepada Absalom dengan berkata, ‘Saya akan menjadi pelayanmu, ya Raja! Sebagaimana saya pernah melayani ayahmu, demikianlah sekarang saya akan mengabdi kepadamu.’”2 Samuel 15:34 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But if thou return to the city, and say unto Absalom, I will be thy servant, O king; as I have been thy father’s servant hitherto, so will I now also be thy servant: then mayest thou for me defeat the counsel of Ahithophel.”2 Samuel 15:34 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 15:34?
Daud meminta Husai untuk kembali ke Yerusalem dan berpura-pura setia kepada Absalom. Dengan begitu, Husai dapat menggagalkan nasihat Ahitofel dan menjadi mata-mata bagi Daud. Ini adalah strategi politik yang licik namun demi menyelamatkan nyawa dan kerajaan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 15:34
Dalam keadaan terdesak, kadang kita perlu berpikir kreatif dan menggunakan sumber daya yang ada untuk melindungi diri atau orang lain. Namun, pastikan strategi itu tidak melanggar prinsip moral atau kehendak Tuhan.
Tuhan, beri kami kecerdasan dan kewaspadaan dalam mengambil keputusan di tengah kesulitan, agar kami dapat melindungi kebenaran dan keadilan. Amin.