2 Samuel 15:10
“Lalu, Absalom mengirim beberapa pesuruh rahasia kepada seluruh suku Israel, katanya, “Segera sesudah kamu mendengar bunyi trompet, berserulah, ‘Absalom sudah menjadi raja di Hebron!’””2 Samuel 15:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dalam pada itu Absalom telah mengirim utusan-utusan rahasia kepada segenap suku Israel dengan pesan: "Segera sesudah kamu mendengar bunyi sangkakala, berserulah: Absalom sudah menjadi raja di Hebron!"”2 Samuel 15:10 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi sebelum itu ia sudah mengirim utusan-utusan kepada semua suku Israel dengan membawa pesan, "Jika kalian mendengar bunyi trompet, serukanlah, 'Absalom sudah menjadi raja di Hebron!'"”2 Samuel 15:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dia mengajak dua ratus temannya dari Yerusalem untuk ikut menikmati perjamuan dari persembahan kurban yang dia adakan. Mereka pergi tanpa mengetahui rencana Absalom. Pada waktu kurban-kurban dipersembahkan dan perjamuan dimulai, Absalom mengirim utusan ke kota Gilo untuk memanggil Ahitofel, penasihat Daud. Lalu persekongkolan untuk memberontak terhadap Raja Daud semakin kuat dan semakin banyak rakyat yang mendukung Absalom. Absalom juga sudah mengirim utusan-utusan rahasia ke seluruh suku Israel dengan pesan, “Ketika kalian mendengar suara terompet, berserulah, ‘Absalom sudah menjadi raja di Hebron!’””2 Samuel 15:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But Absalom sent spies throughout all the tribes of Israel, saying, As soon as ye hear the sound of the trumpet, then ye shall say, Absalom reigneth in Hebron.”2 Samuel 15:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 15:10?
Absalom mengirim pesuruh rahasia ke seluruh suku Israel untuk menyerukan bahwa ia telah menjadi raja di Hebron, menandai dimulainya pemberontakan terbuka. Ini terjadi setelah ia membangun popularitas selama empat tahun, dan kini saatnya ia bergerak untuk merebut kekuasaan dari ayahnya.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 15:10
Pemberontakan sering kali dimulai dari diam-diam sebelum akhirnya terbuka. Begitu pula dosa dalam hidup kita: ia tumbuh dalam hati dan akhirnya terwujud dalam perbuatan. Jagalah hati agar tidak membiarkan niat buruk berakar.
Ya Tuhan, aku tahu bahwa niat buruk dapat merusak diriku dan sesamaku. Jauhkanlah aku dari segala bentuk konspirasi dan berikanlah aku hati yang setia. Amin.