Dua Tahun dalam Pengasingan Diam
2 Samuel 14:28-32
Absalom Memaksa Yoab Datang Kepadanya
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Dua Tahun Tanpa Wajah Raja
Setelah diizinkan kembali ke Yerusalem, Absalom tinggal di rumahnya sendiri tetapi tidak diizinkan menghadap raja. Dua tahun berlalu, dan jarak antara ayah dan anak ini tidak juga dijembatani. Ketegangan dan kebingungan pasti memenuhi hati Absalom.
Di mana
Yerusalem
Di rumah Absalom, dekat istana raja
Kapan
~980 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Narator Kitab 2 Samuel
Sejarawan kerajaan, mencatat peristiwa istana dengan jujur.
Kepada
Pembaca Israel
Umat yang mengenal tokoh dan geografi Israel.
Arti tiap ayat
Penjelasan 2 Samuel 14:28-32 Ayat per Ayat
2 Samuel 14:28
Absalom tinggal di Yerusalem selama dua tahun tanpa bertemu muka dengan raja, ayahnya. Meskipun diizinkan kembali, ia mengalami pengasingan dari hadapan ayahnya, yang menunjukkan hubungan yang retak meski secara fisik…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Samuel 14:29
Absalom berulang kali memanggil Yoab untuk diutus menghadap raja, tetapi Yoab tidak mau datang. Ini menunjukkan kegusaran Absalom yang semakin memuncak karena tidak diizinkan bertemu ayahnya, dan ia mulai frustrasi.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Samuel 14:30
Karena Yoab tidak mau datang, Absalom menyuruh hambanya membakar ladang jelai milik Yoab untuk memancing perhatiannya. Tindakan ini menunjukkan kemarahan dan kekecewaan Absalom yang berlebihan, serta cara yang tidak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Samuel 14:31
Absalom membakar ladang Yoab sebagai cara yang dramatis untuk memaksa Yoab menemuinya, karena Yoab menolak dua kali undangannya. Tindakan ini menunjukkan keputusasaan dan kemarahan Absalom, serta keinginannya yang kuat…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Samuel 14:32
Absalom menjelaskan alasan di balik pembakaran ladang Yoab: dia ingin Yoab menjadi perantara untuk membawanya menghadap raja. Absalom juga menyatakan bahwa jika dia bersalah, lebih baik dihukum mati daripada hidup…
Arti lengkap, studi kata & renungan →