Kebencian setelah pemerkosaan
2 Samuel 13:15
Dosa Amnon dan Akibatnya
PerikopAmnon Memerkosa Tamar · 2 Samuel 13:10-22 →“Sesudah itu, Amnon membencinya dengan kebencian yang sangat besar, bahkan kebencian yang dirasakannya lebih besar dibanding cinta yang dirasakannya. Amnon berkata kepadanya, “Bangun, pergilah!””2 Samuel 13:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian timbullah kebencian yang sangat besar pada Amnon terhadap gadis itu, bahkan lebih besar benci yang dirasanya kepada gadis itu dari pada cinta yang dirasanya sebelumnya. Lalu Amnon berkata kepadanya: "Bangunlah, enyahlah!"”2 Samuel 13:15 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi sesudah itu Amnon sangat benci kepada Tamar dan kebenciannya itu lebih besar daripada cintanya semula. Lalu ia berkata kepada adiknya itu, "Ke luar!"”2 Samuel 13:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Setelah itu, tiba-tiba Amnon merasa benci terhadap Tamar, bahkan rasa benci itu melebihi perasaaan cinta sebelumnya. Lalu dia menyuruh Tamar, “Bangun dan pergilah dari sini!””2 Samuel 13:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then Amnon hated her exceedingly; so that the hatred wherewith he hated her was greater than the love wherewith he had loved her. And Amnon said unto her, Arise, be gone.”2 Samuel 13:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 13:15?
Setelah memerkosa Tamar, Amnon justru membencinya dengan kebencian yang sangat besar, lebih besar dari cinta yang dulu ia rasakan. Ini menunjukkan bahwa dosa dapat mengubah cinta menjadi kebencian dan menghancurkan hati manusia.
Latar belakang
Amnon membenci Tamar dan mengusirnya
Setelah memuaskan nafsunya, Amnon justru merasa benci yang sangat besar kepada Tamar, lebih besar daripada cinta yang dulu diklaimnya. Dengan kasar, dia menyuruh Tamar pergi, memperlakukan korban sebagai orang yang najis.
Di mana
Yerusalem
Di kamar tidur Amnon
Kapan
~980 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Narator
Penulis kitab Samuel, mencatat peristiwa sejarah
Kepada
Pembaca
Orang-orang yang membaca kisah ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שנא
sane · membencinya
membenci, menolak dengan kuat.
שנאה
sin'ah · kebencian
kebencian, permusuhan.
אהבה
ahavah · cinta
cinta, kasih.
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa perasaan Amnon bukanlah cinta sejati, melainkan nafsu egois. Setelah memuaskan diri, yang tersisa hanya kebencian, menunjukkan karakternya yang bejat.
Tahukah kamu
Perubahan dari cinta menjadi benci
Kata Ibrani untuk 'membenci' adalah 'sane', dan dalam bahasa Ibrani, perasaan ini sering digunakan untuk menggambarkan penolakan total, bukan sekadar perasaan tidak suka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 13:15
Amsal 10:12
Kontras cinta-benci
“Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran.”
2 Samuel 13:15
Perubahan perasaan
“Sesudah itu, Amnon membencinya dengan kebencian yang sangat besar, bahkan kebencian yang dirasakannya lebih besar dibanding cinta yang dirasakannya.”
Mazmur 5:6
Tuhan membenci kejahatan
“Engkau membinasakan orang yang berkata dusta; TUHAN jijik kepada penumpah darah dan penipu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 13:15
✕ Sering dikira
Kadang orang berpikir bahwa Amnon benar-benar mencintai Tamar sebelumnya.
✓ Yang sebenarnya
Cintanya adalah nafsu belaka, terbukti dari bagaimana dia memperlakukan Tamar setelahnya.
✕ Sering dikira
Ada yang menyalahkan Tamar, berpikir dia mungkin melakukan sesuatu yang memicu kebencian Amnon.
✓ Yang sebenarnya
Tamar adalah korban, dan kebencian Amnon adalah reaksi yang tidak masuk akal dari pelaku.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 13:15
Ketika kita bertindak tanpa kasih dan melukai orang lain, gejala ini bisa berubah menjadi rasa bersalah yang membuat kita membenci korban. Jagalah hati agar tidak berniat jahat sejak awal.
Tuhan, sembuhkan lukaku, dan jangan biarkan aku terjebak dalam kebencian sebagai akibat dari dosa yang kulakukan. Amin.