Kematian yang tidak bisa diulang
2 Samuel 12:23
Dosa Daud dan Pengampunan
“Akan tetapi, sekarang, dia sudah mati, mengapa aku harus berpuasa? Dapatkah aku mengembalikannya lagi? Aku yang akan pergi kepadanya, tetapi dia tidak akan kembali kepadaku.””2 Samuel 12:23 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi sekarang ia sudah mati, mengapa aku harus berpuasa? Dapatkah aku mengembalikannya lagi? Aku yang akan pergi kepadanya, tetapi ia tidak akan kembali kepadaku."”2 Samuel 12:23 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi sekarang, setelah ia mati, apa gunanya aku terus berpuasa? Dapatkah aku menghidupkannya kembali? Kelak aku akan pergi juga ke tempat dia berada, tetapi sekarang dia tidak akan kembali kepadaku."”2 Samuel 12:23 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi sekarang dia sudah mati. Buat apa saya berpuasa lagi? Tidak mungkin saya bisa menghidupkan dia kembali. Suatu hari nanti saya yang akan pergi ke tempat dia berada, tetapi sekarang dia tidak akan kembali lagi kepadaku.””2 Samuel 12:23 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But now he is dead, wherefore should I fast? can I bring him back again? I shall go to him, but he shall not return to me.”2 Samuel 12:23 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 12:23?
Daud menerima kematian anaknya dengan sikap realistis: ia tidak bisa mengembalikan anak itu, tetapi ia sendiri yang akan pergi kepadanya (setelah kematiannya). Ini menunjukkan keyakinan akan kehidupan setelah mati dan harapan untuk bertemu lagi.
Latar belakang
Daud menerima kematian dan berharap akan bertemu lagi
Daud menjelaskan bahwa berpuasa tidak akan membawa anaknya kembali. Ia justru berharap suatu hari ia akan pergi menemui anaknya, yaitu melalui kematian, karena itu adalah kepastian yang ia nantikan.
Di mana
Istana Daud, Yerusalem
Di istana, setelah kematian anaknya
Kapan
~990 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, yang telah menerima kenyataan kematian anaknya
Kepada
Para pegawai Daud
Pelayan dan penasihat kerajaan yang bertanya tentang sikap Daud
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שׁוּב
shuv · kembali
kembali ke keadaan semula atau berbalik
הָלַךְ
halakh · pergi
berjalan atau menuju ke suatu tempat
אֶל
el · kepadanya
arah atau tujuan
Kata 'halakh' dan 'el' mengarahkan kita pada perjalanan Daud menuju anaknya. 'Shuv' menegaskan bahwa ini bukan akhir; ada harapan akan pertemuan di masa depan.
Tahukah kamu
Harapan akan kehidupan setelah mati
Di masa Perjanjian Lama, konsep kehidupan setelah kematian belum jelas seperti sekarang. Ucapan Daud 'aku akan pergi kepadanya' menunjukkan keyakinan akan persekutuan setelah mati.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 12:23
Ayub 19:25-27
Harapan setelah mati
“Aku tahu Penebusku hidup, dan pada akhirnya Ia akan berdiri di atas bumi”
Mazmur 23:4
Berjalan menuju kematian
“Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya”
1 Tesalonika 4:13
Pengharapan orang percaya
“Supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 12:23
✕ Sering dikira
Daud tidak percaya pada kebangkitan.
✓ Yang sebenarnya
Ia percaya pada kehidupan setelah kematian, meski tidak dirinci. Ucapannya adalah harapan akan pertemuan, bukan sekadar pasrah.
✕ Sering dikira
Daud tidak peduli lagi pada anaknya.
✓ Yang sebenarnya
Sebaliknya, ia sangat peduli, tetapi ia sadar bahwa ia tidak bisa mengubah kematian.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 12:23
Ketika kita kehilangan orang yang kita kasihi, kita dapat memiliki penghiburan bahwa bagi orang percaya, ada kehidupan kekal. Kita bisa berharap untuk bertemu lagi di surga.
Tuhan, terima kasih untuk pengharapan akan kehidupan kekal. Hibur aku dengan janji-Mu saat aku berduka. Amin.