Daud berhenti berpuasa
2 Samuel 12:22
Dosa Daud dan Pengampunan
PerikopKematian Bayi Daud · 2 Samuel 12:15-23 →“Dia menjawab, “Saat anak itu hidup, aku berpuasa dan menangis, sebab pikirku, ‘Siapa tahu TUHAN mengasihani aku sehingga anak itu tetap hidup.’”2 Samuel 12:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jawabnya: "Selagi anak itu hidup, aku berpuasa dan menangis, karena pikirku: siapa tahu TUHAN mengasihani aku, sehingga anak itu tetap hidup.”2 Samuel 12:22 · TB
Terjemahan Baru
“"Ya," jawab Daud, "memang aku berpuasa dan menangis ketika anak itu masih hidup sebab aku pikir: Mungkin TUHAN akan kasihan kepadaku dan menghendaki anak itu hidup.”2 Samuel 12:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jawab Daud, “Sewaktu anak laki-lakiku itu masih hidup, saya berpuasa dan menangis karena saya berpikir, ‘Mungkin TUHAN akan berbelas kasihan kepadaku dan membiarkan anakku tetap hidup.’”2 Samuel 12:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he said, While the child was yet alive, I fasted and wept: for I said, Who can tell whether GOD will be gracious to me, that the child may live?”2 Samuel 12:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 12:22?
Daud menjelaskan bahwa saat anaknya hidup, ia berpuasa dan menangis karena berharap Tuhan mengasihani dan menyembuhkan anak itu. Ia tidak menyerah pada penghakiman, tetapi tetap memohon belas kasihan Tuhan.
Latar belakang
Daud menjelaskan mengapa ia berhenti berpuasa
Setelah anak hasil perselingkuhannya mati, Daud bangkit, mandi, dan makan. Para pegawainya heran, lalu Daud menjelaskan bahwa selama anak itu hidup, ia berpuasa dan menangis dengan harapan Tuhan mengasihani. Sekarang anak itu sudah mati, berpuasa tidak akan mengembalikannya.
Di mana
Istana Daud, Yerusalem
Di istana, setelah kematian anaknya
Kapan
~990 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, yang sedang berduka dan butuh penghiburan
Kepada
Para pegawai Daud
Pelayan dan penasihat kerajaan yang bingung dengan sikap Daud
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צוֹם
tsom · berpuasa
berpantang makanan sebagai bentuk penyesalan atau doa
בָּכָה
bakhah · menangis
mengungkapkan emosi dengan air mata
חָנַן
khanan · mengasihani
menunjukkan kemurahan atau belas kasihan yang tidak layak diterima
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa puasa dan tangisan Daud bukanlah ritual mekanis, melainkan ekspresi iman yang berharap akan kemurahan Tuhan yang berdaulat. Kata 'khanan' menegaskan bahwa Tuhan berhak memberi atau tidak memberi, dan Daud menerima itu.
Tahukah kamu
Puasa dalam Alkitab
Puasa dalam Perjanjian Lama sering dilakukan saat memohon belas kasihan Tuhan, seperti yang dilakukan Daud. Ungkapan 'siapa tahu' menunjukkan harapan, bukan kepastian.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 12:22
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 12:22
✕ Sering dikira
Daud tidak berpuasa karena tidak peduli lagi setelah anaknya mati.
✓ Yang sebenarnya
Ia berhenti karena puasa adalah cara memohon, bukan cara berkabung tanpa harapan.
✕ Sering dikira
Daud menganggap berpuasa bisa memaksa Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ungkapan 'siapa tahu' menunjukkan bahwa Daud menyadari kedaulatan Tuhan; ia tidak memaksakan kehendaknya.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 12:22
Saat menghadapi situasi sulit, kita boleh terus berdoa dan berharap akan campur tangan Tuhan, bahkan ketika tampaknya mustahil. Namun, kita juga harus siap menerima jawaban-Nya apa pun.
Tuhan, ajari aku untuk terus berharap dan berdoa kepada-Mu dalam segala keadaan, sambil tetap percaya pada keputusan-Mu. Amin.