Daud Mengirim Utusan
2 Samuel 10:2
Daud dan Perang Amon-Aram
“Lalu, Daud berkata, “Aku akan menunjukkan kebaikan kepada Hanun, anak Nahas, sebagaimana ayahnya menunjukkan kebaikan kepadaku.” Daud mengirim para pegawainya untuk menghibur Hanun karena kematian ayahnya. Lalu, para pegawai Daud sampai di negeri orang Amon itu.”2 Samuel 10:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu berkatalah Daud: "Aku akan menunjukkan persahabatan kepada Hanun bin Nahas, sama seperti ayahnya telah menunjukkan persahabatan kepadaku." Sebab itu Daud menyuruh menyampaikan pesan turut berdukacita kepadanya dengan perantaraan pegawai-pegawainya karena kematian ayahnya. Tetapi ketika pegawai-pegawai Daud sampai ke negeri bani Amon itu,”2 Samuel 10:2 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu berkatalah Raja Daud, "Nahas adalah sahabatku yang setia. Jadi aku harus bersahabat juga dengan Hanun anaknya." Karena itu Daud mengirim utusan ke negeri Amon untuk menghibur Hanun atas kematian ayahnya.”2 Samuel 10:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Daud berkata, “Saya akan menunjukkan kebaikan dan kesetiaan kepada Hanun, anak Nahas, seperti yang sudah ditunjukkan ayahnya kepada saya.” Maka Daud mengutus beberapa pejabatnya untuk menyampaikan pesan turut berdukacita atas kematian ayah Hanun. Namun, pada waktu mereka memasuki negeri bangsa Amon,”2 Samuel 10:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then said David, I will shew kindness unto Hanun the son of Nahash, as his father shewed kindness unto me. And David sent to comfort him by the hand of his servants for his father. And David’s servants came into the land of the children of Ammon.”2 Samuel 10:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 10:2?
Daud ingin menunjukkan kebaikan kepada Hanun, anak Nahas, karena ayahnya pernah baik kepada Daud. Daud mengirim utusan untuk menyampaikan belasungkawa, tetapi niat baik ini dicurigai oleh para pemimpin Amon.
Latar belakang
Niat Baik Daud
Daud ingin menghormati Hanun, putra Nahas, karena Nahas pernah menunjukkan kebaikan kepadanya. Maka ia mengirim utusan untuk menyampaikan belasungkawa, tetapi niat baiknya disambut curiga oleh para pejabat Amon.
Di mana
Yerusalem
Istana Daud
Kapan
~1010 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, ~50 tahun, penuh belas kasihan
Kepada
Para pegawai Daud
Utusan resmi yang diutus ke Amon
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חֶסֶד
chesed · kebaikan
kasih setia yang didasarkan pada perjanjian atau hubungan
נָחַם
nacham · menghibur
memberi penghiburan, menyesali, atau bernapas lega
עֶבֶד
eved · pegawai
hamba atau pelayan yang diperintah
Daud menggunakan kata 'chesed' (kasih setia) untuk membalas kebaikan Nahas, menunjukkan hubungan yang lebih dalam daripada sekadar basa-basi. Kata 'menghibur' (nacham) menunjukkan tindakan empati yang tulus, bukan hanya formalitas.
Tahukah kamu
Kebaikan Nahas?
Beberapa ahli menduga Nahas pernah membantu Daud saat ia melarikan diri dari Saul, meski Alkitab tidak merincinya. Namun, Nahas juga adalah musuh Israel yang pernah mengepung Yabesh-Gilead (1 Samuel 11).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 10:2
Rut 1:8
Kasih setia timbal balik
“Kiranya TUHAN menunjukkan kasih setia (chesed) kepadamu, seperti yang kamu lakukan kepada orang-orang yang telah mati dan kepadaku.”
1 Samuel 11:1
Nahas pernah musuh
“Nahas, orang Amon itu, maju dan berkemah mengepung Yabesh-Gilead.”
Amsal 25:21
Kebaikan kepada musuh
“Jika musuhmu lapar, berilah dia makan; jika haus, berilah dia minum.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 10:2
✕ Sering dikira
Mengira Daud hanya berpura-pura baik untuk menyelidiki Amon.
✓ Yang sebenarnya
Teks menunjukkan niat Daud tulus, karena ia mengakui kebaikan Nahas kepadanya.
✕ Sering dikira
Mengira semua orang Amon adalah musuh Israel.
✓ Yang sebenarnya
Meskipun sering bermusuhan, ada hubungan baik antara Daud dan Nahas yang mungkin bersifat pribadi.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 10:2
Niat baik kita sering kali disalahpahami orang lain. Jangan mudah kecewa; tetaplah berbuat baik, karena Tuhan melihat hati kita. Namun, kita juga perlu bijaksana dalam bersikap terhadap orang yang mungkin mencurigai kita.
Ya Tuhan, ajari kami untuk tetap berbuat baik meskipun niat kami disalahartikan, dan berikan kami kebijaksanaan dalam setiap tindakan. Amin.