Kematian Raja Amon
2 Samuel 10:1-5
Hanun Mempermalukan Pegawai-Pegawai Daud
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Pergantian Raja di Amon
Raja Amon yang telah lama memerintah akhirnya wafat, dan putranya Hanun naik takhta menggantikannya. Peristiwa ini menjadi pemicu konflik diplomatik yang berujung pada peperangan.
Di mana
Yerusalem
Catatan sejarah kerajaan Daud
Kapan
~1010 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Penulis 2 Samuel
Narator kitab, kemungkinan nabi atau imam
Kepada
Pembaca Israel
Umat pilihan Allah yang memerlukan pengajaran sejarah
Arti tiap ayat
Penjelasan 2 Samuel 10:1-5 Ayat per Ayat
2 Samuel 10:1
Ayat ini mencatat kematian raja Amon dan penggantinya, Hanun, yang menjadi raja. Ini adalah bagian dari sejarah Israel yang menunjukkan pergantian kepemimpinan di negara tetangga, yang menjadi latar konflik berikutnya…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Samuel 10:2
Daud ingin menunjukkan kebaikan kepada Hanun, anak Nahas, karena ayahnya pernah baik kepada Daud. Daud mengirim utusan untuk menyampaikan belasungkawa, tetapi niat baik ini dicurigai oleh para pemimpin Amon.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Samuel 10:3
Para pemimpin Amon meragukan motif Daud. Mereka menuduh Daud mengirim mata-mata, bukan penghibur, sehingga menimbulkan kecurigaan dan ketakutan yang berlebihan di pihak Amon.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Samuel 10:4
Hanun bertindak kasar dengan mempermalukan para utusan Daud: mencukur setengah janggut dan merobek pakaian mereka. Ini adalah penghinaan besar di Timur Tengah kuno, yang memicu konflik.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Samuel 10:5
Daud mendengar tentang rasa malu para utusannya, lalu menyuruh mereka tinggal di Yerikho sampai janggut mereka tumbuh kembali. Ini menunjukkan kepedulian Daud terhadap martabat mereka.
Arti lengkap, studi kata & renungan →