Senjata Perang yang Binasa

2 Samuel 1:27

Daud Meratapi Saul dan Yonatan

PerikopNyanyian Daud tentang Saul dan Yonatan · 2 Samuel 1:17-27 →
“Betapa para pahlawan telah gugur, dan senjata-senjata perang telah binasa.””

2 Samuel 1:27 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 1:27?

Daud mengakhiri ratapannya dengan kesedihan karena para pahlawan telah gugur dan senjata-senjata perang telah binasa. Ini menandakan kehilangan besar bagi Israel dan menutup nyanyian duka dengan nada duka yang mendalam.

Latar belakang

Ratapan Ditutup dengan Kesedihan

Daud mengulangi kesedihan atas gugurnya para pahlawan. Ia menyebut senjata-senjata perang ikut binasa, melambangkan kehancuran total kekuatan Israel.

Di mana

Ziklag

Penutup ratapan, berdiri di antara orang-orangnya

Kapan

~1010 SM

Zaman Hakim-Hakim hingga Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Saul dan Yonatan
Daud diurapi sebagai raja Yehuda
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja muda Israel, penulis ratapan

R

Kepada

Rakyat Yehuda

Para pendengar yang mempelajari nyanyian ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כְּלֵי

kele · senjata

Alat, instrumen, atau perlengkapan perang

מִלְחָמָה

milchamah · perang

Pertempuran, konflik bersenjata

אָבַד

avad · binasa

Hilang, musnah, atau dihancurkan

Kata 'avad' berarti kehilangan secara permanen; senjata perang yang 'binasa' menunjukkan bahwa kehilangan itu sangat besar dan tak tergantikan.

Tahukah kamu

'Kitab Orang Jujur' disebut di ayat 18

Kitab ini mungkin adalah kumpulan nyanyian heroik yang tidak termasuk dalam kanon Alkitab.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 1:27

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 1:27

✕  Sering dikira

Mengira 'senjata' yang dimaksud adalah alat musik atau benda biasa

✓  Yang sebenarnya

Di sini senjata adalah perlengkapan perang seperti pedang, busur, dan tombak, yang melambangkan kekuatan militer.

✕  Sering dikira

Menganggap Daud menyesali kematian Saul sebagai akhir segalanya

✓  Yang sebenarnya

Daud tidak melihat ini sebagai akhir; justru setelah ratapan dia melanjutkan rencana Tuhan untuk menjadi raja.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 1:27

Ketika hal-hal yang kita andalkan (kekuatan, kepemimpinan, atau orang-orang berharga) runtuh, kita diingatkan bahwa hanya Tuhan yang tetap teguh. Jangan menaruh harapan sepenuhnya pada hal-hal duniawi, tetapi percayalah kepada Tuhan yang kekal.

Tuhan, ketika segala yang kuharapkan runtuh, peganglah aku dan jadikan Engkau sandaranku yang kokoh, Amin.