Kuali Beracun Dimakan

2 Raja-raja 4:40

Mukjizat Minyak, Anak Sunem, dan Kuali Beracun

PerikopElisa dan Sup Beracun · 2 Raja-raja 4:38-41 →
“Saat makanan itu dituang untuk memberi makan kepada orang-orang itu, mereka berteriak dan berkata, “Kematian ada dalam kuali itu, hai abdi Allah!” Mereka pun tidak dapat tahan untuk memakannya.”

2 Raja-raja 4:40 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Raja-raja 4:40?

Ketika makanan yang telah dimasak dituang untuk orang-orang, mereka berteriak 'Kematian ada dalam kuali!' karena makanan itu beracun. Mereka tidak dapat memakannya, sehingga keadaan menjadi genting. Ini menunjukkan reaksi mereka yang langsung menyadari bahaya dan meminta pertolongan kepada Elisa.

Latar belakang

Makanan Beracun

Salah seorang nabi memetik labu liar tanpa sadar dan memasukkannya ke dalam kuali. Saat makanan dituang, mereka berteriak karena takut mati.

Di mana

Gilgal

Di tempat tinggal rombongan nabi, saat makan bersama

Kapan

~850 SM

Zaman Raja-raja

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Krisis kelaparan melanda
Mukjizat roti berlimpah
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator Kitab 2 Raja-raja

Penulis sejarah yang mencatat karya para nabi, ~abad ke-6 SM

P

Kepada

Pembaca Alkitab

Umat yang merindukan pengharapan di tengah krisis

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מָוֶת

mawet · kematian

Kematian atau keadaan mati

סִיר

sir · kuali

Periuk atau panci besar untuk memasak

אָכַל

akhal · memakannya

Tindakan makan atau mengonsumsi

Ketakutan akan kematian sering membuat kita melihat bahaya di mana-mana, tetapi mukjizat Elisa menunjukkan bahwa Tuhan sanggup menyingkirkan racun dari 'kuali' hidup kita.

Tahukah kamu

Labu liar bisa mematikan

Beberapa tanaman labu liar mengandung zat pahit yang sangat beracun, sehingga reaksi para nabi itu masuk akal.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 4:40

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 4:40

✕  Sering dikira

Menganggap semua makanan yang tidak jelas asalnya pasti beracun.

✓  Yang sebenarnya

Teks ini mengajarkan bahwa Allah dapat memulihkan, bukan berarti kita harus ceroboh.

✕  Sering dikira

Mengira mukjizat ini terjadi secara otomatis tanpa iman.

✓  Yang sebenarnya

Mukjizat membutuhkan respons iman dari para nabi untuk mau memakannya.

Renungan

Renungan Singkat 2 Raja-raja 4:40

Penting untuk mengakui ketika ada 'racun' dalam hidup kita—mungkin hubungan yang merusak, dosa kebiasaan, atau lingkungan toksik. Mengakui masalah adalah langkah pertama menuju pemulihan. Jangan menutup mata terhadap bahaya yang ada.

Tuhan, buka mata kami untuk melihat 'racun' dalam hidup kami, dan beri keberanian untuk mengakui serta meminta pertolongan-Mu. Amin.