Kayu yang dilempar membuat air menjadi manis
Keluaran 15:25
Nyanyian Agung Musa
“Dia pun berseru kepada TUHAN dan TUHAN menunjukkan sepotong kayu kepadanya, dan ketika dia melemparkannya ke air, air itu menjadi manis. Di sana TUHAN membuat ketetapan dan peraturan bagi mereka, dan di sana Dia menguji mereka,”Keluaran 15:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Musa berseru-seru kepada TUHAN, dan TUHAN menunjukkan kepadanya sepotong kayu; Musa melemparkan kayu itu ke dalam air; lalu air itu menjadi manis. Di sanalah diberikan TUHAN ketetapan-ketetapan dan peraturan- peraturan kepada mereka dan di sanalah TUHAN mencoba mereka, Keluaran 15.26–16.3 76”Keluaran 15:25 · TB
Terjemahan Baru
“Musa berdoa dengan sungguh-sungguh kepada TUHAN, lalu TUHAN menunjukkan kepadanya sepotong kayu. Kayu itu dilemparkan Musa ke dalam air, lalu air itu menjadi tawar, sehingga dapat diminum. Di tempat itu TUHAN memberi peraturan-peraturan kepada mereka, dan di situ juga Ia mencobai mereka.”Keluaran 15:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka Musa berseru kepada TUHAN, dan TUHAN menunjukkan kepadanya sebatang kayu. Musa melemparkan kayu itu ke air, lalu air itu berubah menjadi air tawar sehingga dapat diminum. Di tempat itu, TUHAN memberikan ketetapan sebagai pengukur untuk menguji ketaatan mereka masing-masing dengan berkata,”Keluaran 15:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he cried unto the LORD; and the LORD shewed him a tree, which when he had cast into the waters, the waters were made sweet: there he made for them a statute and an ordinance, and there he proved them,”Keluaran 15:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 15:25?
Ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan mampu mengubah kepahitan menjadi manis. Ketika bangsa Israel bersungut-sungut karena air pahit di Mara, Musa berseru kepada Tuhan, dan Tuhan menunjukkan sepotong kayu yang ketika dilemparkan ke air, air itu menjadi manis. Di tempat ini juga Tuhan memberikan ketetapan dan peraturan, serta menguji iman mereka.
Latar belakang
Apa yang sedang terjadi
Musa berseru kepada Allah — bukan mengeluh, tapi berdoa. Allah menunjukkan sebatang kayu yang dilempar ke air, dan air jadi manis. Peristiwa ini diikuti dengan 'ketetapan dan peraturan' — Allah menggunakan momen krisis untuk mengajar kesetiaan.
Di mana
Mara
Di sumber air pahit · transformasi ajaib oleh kayu
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa (narator)
Nabi dan pembebas Israel, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Dua juta mantan budak yang haus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיִּצְעַק
vayyits'aq · berseru
Dia berseru — dari tsa'aq, teriakan kuat karena darurat; berbeda dari doa biasa; ini adalah seruan krisis kepada Allah.
עֵץ
'ets · kayu
Pohon/kayu — material sederhana yang Allah gunakan untuk melakukan mujizat; Allah sering memakai yang biasa untuk hal yang luar biasa.
וַיִּמְתְּקוּ
vayyimtequ · manis
Menjadi manis — transformasi total dari pahit ke manis; ini bukan pengurangan kepahitan tapi perubahan fundamental sifat air.
Musa berseru (bukan mengeluh), Allah menunjuk kayu (bukan langsung menghilangkan pahitnya), lalu air berubah — ada kolaborasi antara tindakan iman manusia dan tindakan kuasa Allah.
Tahukah kamu
Tahukah kamu
Para peneliti mencatat beberapa jenis kayu yang memang dapat mengubah rasa air atau memurnikan air tertentu — misalnya kayu dari pohon tertentu yang mengandung tanin. Tapi dalam konteks ini, mekanismenya sekunder dari fakta bahwa TUHAN yang menunjukkan dan Allah yang mengubah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 15:25
2 Raja-raja 2:19-22
pemurnian air oleh nabi
“Elisa berkata: Ambillah tempayan baru... Lalu ia membuang garam ke dalamnya dan berkata: Demikianlah TUHAN telah menyehatkan air ini.”
Yohanes 2:6-9
transformasi air oleh Allah
“Di sana ada enam tempayan batu... Yesus berkata: Isilah tempayan itu penuh dengan air... lalu air itu menjadi anggur.”
Roma 8:28
Allah mengubah yang pahit
“Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 15:25
✕ Sering dikira
"Kayu itu punya kekuatan ajaib sendiri"
✓ Yang sebenarnya
Allah yang menunjuk kayu dan Allah yang mengubah air — kayu hanyalah alat yang digunakan, bukan sumber kekuatannya.
✕ Sering dikira
"Ini hanya tentang air minum"
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini langsung berlanjut ke ketetapan dan ujian — Allah menggunakan momen ini untuk mengajarkan ketaatan, bukan hanya memenuhi kebutuhan fisik.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 15:25
Kita sering menghadapi situasi pahit dalam hidup. Seperti Musa, kita dipanggil untuk berseru kepada Tuhan dalam doa, dan Tuhan sanggup mengubah kepahitan menjadi berkat. Ujian di Mara mengajarkan kita untuk tetap percaya dan taat, bahkan ketika keadaan tidak menyenangkan.
Tuhan, ajarlah aku untuk berseru kepada-Mu saat menghadapi situasi pahit, dan percaya bahwa Engkau sanggup mengubahnya menjadi manis. Amin.