Para Pemimpin Datang ke Mizpa

2 Raja-raja 25:23

Kejatuhan Yerusalem dan Pembuangan

Saat semua kepala pasukan dan anak buahnya mendengar bahwa raja Babel telah mengangkat Gedalya, mereka datang kepada Gedalya di Mizpa. Mereka adalah Ismael, anak Netanya; Yohanan, anak Kareah; Seraya, anak Tanhumet, orang Netofa; dan Yaazanya, anak orang Maakha, bersama anak buah mereka.

2 Raja-raja 25:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Raja-raja 25:23?

Ayat ini menceritakan bahwa para kepala pasukan Yehuda mendengar penunjukan Gedalya lalu datang menemuinya di Mizpa. Meski baru saja kalah, mereka tetap setia dan siap dipimpin oleh Gedalya. Ini menunjukkan kesediaan mereka menerima perubahan dan berjuang untuk masa depan.

Latar belakang

Pengakuan atas Gedalya

Para pemimpin militer Yehuda yang masih berada di luar kota mendengar tentang penunjukan Gedalya dan datang kepadanya di Mizpa. Mereka termasuk Ismael, Yohanan, dan lainnya, bersama dengan anak buah mereka, untuk menundukkan diri kepada Gedalya sebagai gubernur.

Di mana

Mizpa

Di Mizpa, sebuah kota di wilayah Benyamin, sekitar 12 km dari Yerusalem

Kapan

~586 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Gedalya diangkat
Gedalya dibunuh
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Raja-raja

Penulis sejarah kerajaan Yehuda, menyusun catatan dari sumber-sumber resmi dan nabi.

P

Kepada

Pembaca Alkitab

Orang-orang yang ingin memahami sejarah bangsa Israel dan karya Tuhan di tengah kehancuran.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁמַע

shama · mendengar

Mendengar, datang kepada pengetahuan tentang sesuatu.

שַׂר

sar · kepala pasukan

Pemimpin, panglima, pejabat.

אִישׁ

ish · anak buah

Laki-laki, orang; sering berarti prajurit atau pengikut.

Kata 'shama' (mendengar) menunjukkan bahwa informasi menyebar, dan 'sar' (pemimpin) menunjukkan bahwa orang-orang yang datang adalah tokoh-tokoh militer yang penting, tetapi mereka datang untuk tunduk, bukan untuk memberontak.

Tahukah kamu

Mizpa sebagai pusat

Mizpa adalah tempat yang penting sejak zaman Hakim-hakim, misalnya Samuel memimpin di sana (1 Samuel 7:5-6), dan sekarang menjadi pusat administrasi yang baru.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 25:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 25:23

✕  Sering dikira

Mengira bahwa para pemimpin ini datang untuk merencanakan pembunuhan Gedalya sejak awal.

✓  Yang sebenarnya

Mereka datang untuk bergabung dengan Gedalya, dan pembunuhan terjadi kemudian karena hasutan Ismael (ayat 25).

✕  Sering dikira

Mengira bahwa Mizpa adalah tempat yang sama dengan Yerusalem.

✓  Yang sebenarnya

Mizpa adalah kota yang berbeda, terletak di utara Yerusalem, dan digunakan sebagai pusat administrasi setelah Yerusalem dihancurkan.

Renungan

Renungan Singkat 2 Raja-raja 25:23

Kadang kita harus menerima otoritas yang Tuhan izinkan, walaupun itu terasa berbeda dari harapan kita. Semangat para kepala pasukan untuk bersatu di bawah Gedalya mengajarkan pentingnya kerendahan hati dan kesediaan bekerja sama demi kebaikan bersama.

Tuhan, beri kami kerendahan hati untuk menerima pemimpin yang Engkau pilih dan kesediaan untuk bersatu memulai kembali. Amin.