2 Raja-raja 24:2
“Kemudian, TUHAN menyuruh semua gerombolan Kasdim, gerombolan Aram, gerombolan Moab, dan gerombolan keturunan Amon untuk menyerang. TUHAN mengirimkan orang-orang Yehuda kepada mereka untuk membinasakan mereka sesuai dengan firman TUHAN yang diucapkan-Nya melalui perantaraan para hamba-Nya, yaitu para nabi.”2 Raja-raja 24:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“TUHAN menyuruh gerombolan- gerombolan Kasdim, gerombolan- gerombolan Aram, gerombolan- gerombolan Moab dan gerombolan-gerombolan bani Amon melawan Yoyakim; Ia menyuruh mereka melawan Yehuda untuk membinasakannya sesuai dengan firman TUHAN yang diucapkan-Nya dengan perantaraan para hamba-Nya, yaitu para nabi.”2 Raja-raja 24:2 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN mengirim gerombolan-gerombolan bersenjata dari bangsa Babel, Siria, Moab dan Amon untuk melawan Yoyakim dan membinasakan Yehuda, sesuai dengan apa yang telah dikatakan-Nya melalui para nabi hamba-hamba-Nya.”2 Raja-raja 24:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“TUHAN mendatangkan pasukan dari bangsa Babel, Moab, Aram, dan Amon, untuk menghancurkan Yehuda. Semua itu terjadi sesuai dengan perkataan TUHAN yang telah disampaikan melalui hamba-Nya, para nabi.”2 Raja-raja 24:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the LORD sent against him bands of the Chaldees, and bands of the Syrians, and bands of the Moabites, and bands of the children of Ammon, and sent them against Judah to destroy it, according to the word of the LORD, which he spake by his servants the prophets.”2 Raja-raja 24:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 24:2?
Ayat ini menjelaskan bahwa Tuhan mengirim gerombolan Kasdim, Aram, Moab, dan Amon untuk menyerang Yehuda, sebagai hukuman atas dosa-dosa mereka. Ini sesuai dengan peringatan yang disampaikan para nabi. Tuhan menggunakan bangsa-bangsa asing untuk mendisiplinkan umat-Nya yang tidak setia.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 24:2
Terkadang Tuhan mengizinkan masalah datang untuk menegur kita. Ketika menghadapi kesulitan, penting untuk bertanya apakah ini teguran dari Tuhan dan bertobat, bukan justru menyalahkan keadaan atau orang lain.
Ya Tuhan, buka mata kami untuk melihat teguran-Mu dalam setiap kesulitan, dan beri kami kerendahan hati untuk bertobat. Amin.