Menghancurkan Tiang Asyera

2 Raja-raja 23:6

Reformasi Raja Yosia

PerikopUmat Mendengarkan Hukum Taurat · 2 Raja-raja 23:1-20 →
“Yosia membawa tiang-tiang berhala keluar dari Bait TUHAN ke luar Yerusalem, yaitu ke Sungai Kidron. Dia membakarnya di Sungai Kidron, melumatkannya halus-halus menjadi abu dan melemparkan abunya ke atas kuburan rakyat jelata.”

2 Raja-raja 23:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Raja-raja 23:6?

Yosia membawa tiang-tiang berhala keluar dari Bait TUHAN, membakarnya, melumatkannya menjadi abu, dan melemparkannya ke atas kuburan rakyat jelata. Ini menunjukkan penghancuran total terhadap simbol-simbol penyembahan berhala.

Latar belakang

Membakar tiang Asyera

Yosia membawa tiang-tiang berhala (Asyera) keluar dari Bait TUHAN ke Lembah Kidron, membakarnya, menghancurkannya menjadi abu, lalu melemparkan abunya ke kuburan rakyat jelata.

Di mana

Lembah Kidron

Di luar Yerusalem, dekat Sungai Kidron

Kapan

~622 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kitab Taurat ditemukan
Pembaruan perjanjian
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Raja-raja

Penulis sejarah kerajaan Yehuda, tradisi nabi

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat Tuhan yang perlu belajar dari sejarah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֲשֵׁרִים

asherim · tiang-tiang berhala

tiang-tiang kayu atau pohon yang melambangkan dewi Asyera

וַיָּדֶק

vayyadeq · melumatkannya

menghancurkan menjadi halus, menumbuk sampai jadi debu

קְבָרִים

kevarim · kuburan

makam, tempat pemakaman

Kata 'vayyadeq' menunjukkan penghancuran total hingga menjadi debu, menegaskan bahwa penghapusan berhala harus tuntas, tidak setengah-setengah.

Tahukah kamu

Lembah Kidron

Lembah ini sering menjadi tempat pembuangan benda-benda najis; juga tempat pembuangan abu dari pembakaran berhala.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 23:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 23:6

✕  Sering dikira

Tiang Asyera adalah patung dewi

✓  Yang sebenarnya

Asyera bisa berupa tiang kayu atau pohon, bukan patung; sering dianggap simbol dewi.

✕  Sering dikira

Melemparkan abu ke kuburan adalah tindakan tidak sopan

✓  Yang sebenarnya

Tujuannya menajiskan abu agar tidak bisa digunakan lagi, bukan sekadar membuang sampah.

Renungan

Renungan Singkat 2 Raja-raja 23:6

Penghancuran dosa harus menyeluruh, bukan setengah-setengah. Kita perlu menyingkirkan segala hal yang dapat membawa kita kembali kepada dosa, sekalipun itu berharga.

Ya Allah, hancurkanlah dalam hidup kami segala sesuatu yang tidak memuliakan-Mu, dan gantikan dengan kasih-Mu yang murni. Amin.