Hizkia dibandingkan dengan Daud

2 Tawarikh 29:2

Hizkia memulihkan ibadah di bait

PerikopHizkia, Raja Yehuda · 2 Tawarikh 29:1-2 →
“Dia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, seperti semua yang dilakukan oleh Daud, nenek moyangnya.”

2 Tawarikh 29:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 29:2?

Hizkia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, mengikuti teladan Daud, nenek moyangnya. Ini menegaskan bahwa standar kebenaran diukur dari ketaatan kepada Allah, bukan dari tradisi atau popularitas. Hizkia memilih untuk hidup setia seperti Daud, yang dikenal sebagai orang yang berkenan di hati Allah.

Latar belakang

Teladan Daud

Penulis menegaskan bahwa Hizkia melakukan yang benar seperti Daud, bukan seperti Ahas. Ini menempatkan Hizkia dalam kategori raja yang setia.

Di mana

Yerusalem

Dalam istana atau tempat penulisan

Kapan

~715 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Ahas (ayah)
Pembersihan bait (pasal 29)
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

Sejarawan pasca-pembuangan, menekankan reformasi rohani

P

Kepada

Pembaca masyarakat Yehuda

Orang-orang yang kembali dari pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָשָׁר

yasar · benar

lurus, sesuai standar Allah

עֵינַיִם

enaim · mata

mata, menyatakan penilaian atau perspektif

יְהוָה

YHWH · TUHAN

Nama pribadi Allah Israel

Kebaikan Hizkia diukur dari dua arah: terhadap Allah (benar di mata-Nya) dan terhadap warisan Daud (serupa dengan dia).

Tahukah kamu

Daud sebagai standar emas

Dalam Tawarikh, perbandingan dengan Daud adalah pujian tertinggi; hanya sedikit raja yang mendapatkannya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 29:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 29:2

✕  Sering dikira

Mengira 'seperti Daud' berarti Hizkia tanpa dosa.

✓  Yang sebenarnya

Daud pun berdosa, tetapi hatinya tetap setia secara keseluruhan; ini tentang arah hidup, bukan kesempurnaan.

✕  Sering dikira

Mengira 'benar' hanya berarti sopan menurut standar manusia.

✓  Yang sebenarnya

Ukurannya adalah mata TUHAN, bukan opini publik.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 29:2

Kita bisa memilih teladan hidup yang benar, bahkan jika banyak di sekitar kita hidup sembarangan. Ikuti jejak orang-orang beriman yang setia, seperti Hizkia meneladani Daud.

Ya Allah, berikan kami hati yang rindu melakukan yang benar di mata-Mu, dan jadikan teladan orang-orang saleh sebagai panduan kami. Amin.