Alasan Kehancuran Israel
2 Raja-raja 18:12
Hizkia dan Jatuhnya Samaria
“Hal ini terjadi karena mereka tidak mau mendengarkan suara TUHAN, Allah mereka. Mereka melanggar perjanjian-Nya, yaitu semua yang telah diperintahkan oleh Musa, hamba TUHAN itu. Mereka tidak mau mendengar dan tidak mau melakukannya.”2 Raja-raja 18:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“oleh karena mereka tidak mau mendengarkan suara TUHAN, Allah mereka, dan melanggar perjanjian-Nya, yakni segala yang diperintahkan oleh Musa, hamba TUHAN; mereka tidak mau mendengarkannya dan tidak mau melakukannya.”2 Raja-raja 18:12 · TB
Terjemahan Baru
“Samaria jatuh karena orang Israel tidak taat kepada TUHAN, Allah mereka. Mereka mengingkari perjanjian yang dibuat TUHAN dengan mereka, dan mereka melanggar semua perintah Musa, hamba-Nya. Mereka tidak mau mendengar dan tidak mau menurut.”2 Raja-raja 18:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hal itu terjadi karena bangsa Israel tidak menaati TUHAN, Allah mereka, dan mengingkari perjanjian mereka dengan TUHAN. Mereka juga melanggar semua hukum yang TUHAN perintahkan melalui Musa, hamba-Nya.”2 Raja-raja 18:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Because they obeyed not the voice of the LORD their God, but transgressed his covenant, and all that Moses the servant of the LORD commanded, and would not hear them, nor do them.”2 Raja-raja 18:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 18:12?
Pembuangan terjadi karena Israel tidak mendengarkan suara Tuhan dan melanggar perjanjian-Nya, yaitu semua yang diperintahkan Musa. Mereka menolak mendengar dan melakukan firman Tuhan, sehingga mengalami akibatnya.
Latar belakang
Hukuman karena Ketidaktaatan
Penulis menjelaskan bahwa pembuangan terjadi karena Israel tidak mendengarkan suara Tuhan dan melanggar perjanjian-Nya. Mereka menolak mendengar dan melakukan perintah-perintah yang diberikan melalui Musa, hamba Tuhan.
Di mana
Samaria
Catatan sejarah tentang kerajaan Israel
Kapan
~722 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Penulis Kitab 2 Raja-raja
Narator yang mencatat sejarah kerajaan Israel dan Yehuda.
Kepada
Pembaca Israel
Umat Tuhan yang membaca kisah bangsa mereka.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁמַע
shama · mendengarkan
mendengar, memperhatikan, taat
בְּרִית
berit · perjanjian
perjanjian, ikatan perjanjian
עָשָׂה
asah · melakukannya
melakukan, membuat, bertindak
Kata 'shama' menekankan ketaatan yang melibatkan pendengaran dan tindakan, 'berit' menunjukkan hubungan perjanjian yang mengikat, dan 'asah' menekankan pentingnya melakukan perintah, bukan hanya mendengarkan. Ini menunjukkan bahwa ketaatan sejati mencakup mendengar dan melakukan.
Tahukah kamu
Perjanjian sebagai Ikatan
Perjanjian (berit) dalam Perjanjian Lama bukan sekadar kontrak, melainkan ikatan yang serius antara Allah dan umat-Nya, dengan konsekuensi berkat dan kutuk. Pelanggaran terhadap perjanjian ini membawa hukuman yang berat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 18:12
Ulangan 28:15
Kutuk karena tidak taat
“Tetapi jika engkau tidak mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan tidak melakukan segala perintah-Nya, maka segala kutuk ini akan datang menimpa engkau.”
2 Raja-raja 17:13
Peringatan Tuhan
“TUHAN telah memperingatkan kepada orang Israel dan kepada orang Yehuda dengan perantaraan semua nabi dan segala pelihat.”
Nehemia 9:29
Pola pembangkangan Israel
“Engkau memperingatkan mereka untuk berbalik kepada hukum-Mu, tetapi mereka bertindak angkuh dan tidak mendengarkan perintah-perintah-Mu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 18:12
✕ Sering dikira
Tuhan menghukum Israel secara tidak adil atau terlalu keras.
✓ Yang sebenarnya
Hukuman adalah konsekuensi dari pelanggaran perjanjian yang sudah diperingatkan sebelumnya, dan Tuhan panjang sabar memberi kesempatan untuk bertobat.
✕ Sering dikira
Perjanjian itu hanya tentang ritual keagamaan, bukan tentang perilaku.
✓ Yang sebenarnya
Perjanjian mencakup seluruh aspek kehidupan, termasuk keadilan sosial, moralitas, dan kesetiaan eksklusif kepada Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 18:12
Mendengar dan melakukan firman Tuhan adalah kunci untuk tetap berada dalam berkat-Nya. Jangan hanya menjadi pendengar firman, tetapi lakukanlah, karena ketaatan adalah bukti kasih kita kepada Tuhan.
Tuhan, berikanlah aku hati yang taat untuk mendengarkan suara-Mu dan kekuatan untuk melakukan firman-Mu setiap hari. Amin.