Raja memerintahkan mengirim imam
2 Raja-raja 17:27
Solusi Raja: Mengutus Imam
PerikopOrang Asing Menetap di Kota Samaria · 2 Raja-raja 17:24-41 →“Lalu, raja Asyur memberi perintah, dengan berkata, “Bawalah ke sana salah seorang imam yang kamu angkut dari sana di pembuangan. Biarlah dia hidup dan menetap di sana untuk mengajarkan hukum Allah di negeri itu.””2 Raja-raja 17:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu raja Asyur memberi perintah: "Suruhlah pergi ke sana salah seorang imam yang telah kamu angkut dari sana ke dalam pembuangan. Biarlah ia pergi dan diam di sana dan mengajarkan kepada mereka hukum beribadah kepada Allah negeri itu!"”2 Raja-raja 17:27 · TB
Terjemahan Baru
“Karena itu raja Asyur memerintahkan supaya seorang imam dari antara para tawanan yang telah dibuang ke Asyur, dikirim kembali ke Samaria. "Suruh dia pulang dan tinggal di situ supaya ia bisa mengajar orang-orang itu tentang hukum-hukum dewa negeri itu," kata raja.”2 Raja-raja 17:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Raja Asyur memberi perintah “Pulangkan salah satu imam dari Samaria yang sudah diangkut pergi. Biarlah dia tinggal di sana dan mengajar para pendatang cara menyembah dewa negeri itu.””2 Raja-raja 17:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then the king of Assyria commanded, saying, Carry thither one of the priests whom ye brought from thence; and let them go and dwell there, and let him teach them the manner of the God of the land.”2 Raja-raja 17:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 17:27?
Raja Asyur menanggapi permintaan mereka dengan memerintahkan agar seorang imam Israel yang telah dibuang dikirim kembali untuk mengajarkan hukum Allah kepada orang-orang asing tersebut. Ini menunjukkan bahwa pengenalan akan hukum Allah dibutuhkan untuk hidup benar.
Latar belakang
Raja Memberi Perintah
Raja Asyur mendengar laporan bahwa singa menyerang karena penduduk tidak tahu hukum Allah. Ia memerintahkan agar salah seorang imam yang dibuang dari Samaria dikembalikan untuk tinggal di Betel dan mengajarkan hukum Allah kepada penduduk baru.
Di mana
Asyur (Ninewe)
Istana raja Asyur, mungkin di Ninewe atau Kalhu
Kapan
~720 SM
Kerajaan Terpecah
Yang berbicara
Raja Asyur
Penguasa Asyur yang pragmatis, berusaha mengendalikan wilayah taklukannya.
Kepada
Pejabat Asyur
Para pembantu raja yang menjalankan perintahnya.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כֹּהֵן
kohen · imam
seseorang yang ditunjuk untuk melayani di tempat ibadah dan memimpin ibadah
יָרָה
yarah · mengajar
memberi petunjuk atau instruksi, sering dalam konteks hukum Taurat
יִרְאָה
yir'ah · takut
ketaatan yang lahir dari rasa hormat dan takut akan Tuhan
Raja Asyur menggunakan imam sebagai alat untuk mengajarkan 'takut akan TUHAN' agar singa berhenti, tetapi pengajaran ini dangkal karena tidak disertai pertobatan sejati.
Tahukah kamu
Betel: Tempat Bersejarah
Betel adalah tempat penting dalam sejarah Israel, di mana Yakub bermimpi tentang tangga ke surga. Memilih Betel untuk pusat pengajaran memiliki nuansa historis.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 17:27
2 Raja-raja 17:28
imam mengajar
“Lalu salah seorang imam yang telah mereka angkut dari Samaria datang dan tinggal di Betel”
Ulangan 33:10
tugas imam
“Mereka akan mengajarkan peraturan-peraturan-Mu kepada Yakub dan hukum-Mu kepada Israel”
Maleakhi 2:7
imam mengajar
“Sebab bibir seorang imam harus memelihara pengetahuan dan orang mencari pengajaran dari mulutnya”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 17:27
✕ Sering dikira
Menganggap imam yang dikirim adalah imam yang benar dan saleh yang menyembah TUHAN dengan setia.
✓ Yang sebenarnya
Imam itu berasal dari kerajaan utara yang menyembah TUHAN tetapi juga telah terlibat dalam sinkretisme, sehingga ajarannya mungkin tidak murni.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa raja Asyur bermaksud memulihkan agama TUHAN, padahal ini hanya taktik politik untuk menstabilkan wilayah.
✓ Yang sebenarnya
Raja Asyur hanya ingin menghindari masalah dengan singa, bukan menginginkan bangsa itu beribadah dengan benar.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 17:27
Belajar dan mengajarkan firman Allah sangat penting. Kita perlu memiliki guru yang mengajarkan kita cara hidup berkenan kepada Tuhan, dan kita juga bisa menjadi berkat dengan membagikan pengetahuan kita.
Tuhan, kirimkanlah orang-orang yang dapat mengajarkan firman-Mu dengan benar, dan jadikan saya mau belajar dengan rendah hati. Amin.