Yoseba Menyelamatkan Yoas
2 Raja-raja 11:2
Kudeta dan Perlindungan yang Tak Terduga
PerikopAtalya Membunuh Anak-Anak Raja di Yehuda · 2 Raja-raja 11:1-21 →“Namun, Yoseba, putri Raja Yoram dan saudara perempuan Ahazia, mengambil Yoas, anak Ahazia, dan membawanya pergi dari antara anak-anak raja yang akan dibunuh itu. Yoseba memasukkannya bersama pengasuhnya ke kamar tidur dan menyembunyikannya dari Atalya supaya dia tidak dibunuh.”2 Raja-raja 11:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Yoseba, anak perempuan raja Yoram, saudara perempuan Ahazia, mengambil Yoas bin Ahazia, menculik dia dari tengah-tengah anak-anak raja yang hendak dibunuh itu, memasukkan dia dengan inang penyusunya ke dalam gudang tempat tidur, dan menyembunyikan dia terhadap Atalya, sehingga dia tidak dibunuh.”2 Raja-raja 11:2 · TB
Terjemahan Baru
“Yoas anak Ahazia nyaris dibunuh juga bersama putra-putra raja yang lainnya, tetapi ia lolos karena diselamatkan oleh Yoseba bibinya. Yoas dan pengasuhnya dibawa dan disembunyikan di sebuah kamar tidur di Rumah TUHAN.”2 Raja-raja 11:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika pembunuhan itu berlangsung, Yoseba, adik perempuan Ahazia, diam-diam membawa Yoas, anak lelaki Ahazia yang masih bayi, dan menyembunyikan dia bersama pengasuhnya di sebuah gudang istana tempat menyimpan seprai dan selimut. Maka selamatlah Yoas.”2 Raja-raja 11:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But Jehosheba, the daughter of king Joram, sister of Ahaziah, took Joash the son of Ahaziah, and stole him from among the king’s sons which were slain; and they hid him, even him and his nurse, in the bedchamber from Athaliah, so that he was not slain.”2 Raja-raja 11:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 11:2?
Yoseba, putri Yoram dan saudara Ahazia, menyelamatkan bayi Yoas dari pembantaian Atalya dengan menyembunyikannya. Tindakan berani ini menunjukkan bahwa di tengah kegelapan, selalu ada orang yang bertindak benar dan memelihara harapan, bahkan dengan risiko besar.
Latar belakang
Keberanian seorang bibi
Yoseba, putri Yoram dan saudara perempuan Ahazia, mengambil bayi Yoas dari antara anak-anak raja yang akan dibunuh. Dia menyembunyikannya bersama pengasuhnya di kamar tidur, lalu membawanya ke Bait Allah untuk bersembunyi selama enam tahun.
Di mana
Yerusalem
Kamar tidur di istana, kemudian Bait Allah
Kapan
~835 SM
Kerajaan Terbagi (Yehuda)
Yang berbicara
Penulis 2 Raja-raja
Sejarawan yang mencatat raja-raja Israel dan Yehuda dengan perspektif teologis.
Kepada
Pembaca kitab sejarah
Orang Yehuda yang ingin memahami kesetiaan Allah di tengah kekacauan politik.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לָקַח
lakach · mengambil
mengambil, membawa, atau meraih dengan tujuan tertentu
סָתַר
satar · menyembunyikannya
menaruh di tempat tersembunyi, melindungi dari bahaya
מֵינִקְתּוֹ
meiniqto · pengasuhnya
perempuan yang menyusui atau merawat bayi
Kata 'satar' sering dipakai untuk perlindungan Allah. Yoseba menjadi alat perlindungan Allah, menyembunyikan Yoas seperti Allah menyembunyikan umat-Nya di dalam naungan-Nya.
Tahukah kamu
Yoseba dan suaminya
Yoseba menikah dengan Yoyada, imam besar. Jadi, Yoas diasuh di lingkungan imam, yang memengaruhi hidupnya kemudian.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 11:2
Mazmur 27:5
Perlindungan tersembunyi
“Sebab Ia akan menyembunyikan aku dalam pondok-Nya pada waktu bahaya”
Yesaya 49:2
Disembunyikan Allah
“Ia membuat mulutku seperti pedang yang tajam dan menyembunyikan aku dalam naungan tangan-Nya”
Keluaran 2:3
Bayi disembunyikan
“Ia mengambil peti pandan... dan menaruh bayi itu di tengah-tengah teberau”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 11:2
✕ Sering dikira
Mengira Yoseba adalah istri raja, tapi sebenarnya dia putri raja.
✓ Yang sebenarnya
Yoseba adalah putri Yoram, jadi ibu dari Ahazia adalah Atalya, tetapi Yoseba adalah saudara tiri Ahazia, bukan ibunya.
✕ Sering dikira
Berpikir Yoas tetap di kamar tidur selama enam tahun.
✓ Yang sebenarnya
Ayat 3 menjelaskan Yoas dibawa ke Bait Allah untuk bersembunyi setelah beberapa waktu.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 11:2
Kita bisa menjadi pribadi seperti Yoseba yang berani menyelamatkan dan melindungi mereka yang tidak berdaya, sekalipun itu berbahaya. Tindakan kecil untuk kebaikan bisa berdampak besar bagi masa depan.
Tuhan, berikanlah aku keberanian untuk melindungi yang lemah dan bertindak benar, meskipun harus mengambil risiko. Amin.