Raja Mengirim Pasukan
2 Raja-raja 1:9
Elia Menghadapi Raja Ahazia
PerikopAhazia Memanggil Elia · 2 Raja-raja 1:9-16 →“Lalu, raja mengutus seorang panglima pasukan lima puluh beserta kelima puluh anak buahnya kepada Elia. Dia naik menjumpainya dan tampaklah dia sedang duduk di atas puncak bukit. Dia berbicara kepadanya, “Hai, abdi Allah, raja bertitah, ‘Turunlah!’””2 Raja-raja 1:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesudah itu disuruhnyalah kepada Elia seorang perwira dengan kelima puluh anak buahnya. Orang itu naik menjumpai Elia yang sedang duduk di atas puncak bukit. Berkatalah orang itu kepadanya: "Hai abdi Allah, raja bertitah: Turunlah!"”2 Raja-raja 1:9 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu ia menyuruh seorang perwira bersama lima puluh orang anak buahnya pergi menangkap Elia. Perwira itu pergi lalu menemukan Elia sedang duduk di sebuah bukit. "Hai, hamba Allah," kata perwira itu, "raja memerintahkan engkau turun!"”2 Raja-raja 1:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Ahazia mengirim seorang perwira bersama lima puluh tentaranya untuk menangkap Elia. Mereka menjumpai dia sedang duduk di puncak bukit. Perwira itu berseru kepada Elia, “Hai nabi Allah, turun dari sana! Ini perintah raja!””2 Raja-raja 1:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then the king sent unto him a captain of fifty with his fifty. And he went up to him: and, behold, he sat on the top of an hill. And he spake unto him, Thou man of God, the king hath said, Come down.”2 Raja-raja 1:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 1:9?
Raja mengirim panglima dengan 50 orang untuk memerintahkan Elia turun. Ini menunjukkan sikap angkuh dan tidak menghormati nabi Tuhan, seolah-olah Elia bisa diperintah. Elia dipanggil 'abdi Allah', tetapi perintahnya tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.
Latar belakang
Raja Memerintahkan Penangkapan Elia
Bukannya bertobat, Ahazia mengirim satu pasukan berisi 50 orang untuk menangkap Elia. Panglima itu memerintahkan Elia turun dari bukit dengan nada arogan, tetapi Elia menjawab dengan memanggil api dari langit.
Di mana
Samaria
Dari istana, ke lokasi Elia di sebuah bukit
Kapan
~850 SM
Zaman Kerajaan Terpecah
Yang berbicara
Ahazia
Raja Israel yang sedang sakit dan marah karena pesan Elia
Kepada
Panglima pasukan lima puluh
Perwira militer dengan 50 anak buah, bertugas menangkap Elia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שַׂר
sar · panglima
pemimpin, perwira
חֲמִשִּׁים
chamishim · lima puluh
lima puluh
אִישׁ הָאֱלֹהִים
ish ha'elohim · abdi Allah
manusia Allah, nabi
Panglima (sar) adalah pemimpin militer, tetapi ia menghadapi 'abdi Allah' (ish ha'elohim), yang memiliki otoritas lebih tinggi. Kata 'lima puluh' menekankan jumlah pasukan, tetapi kekuatan Allah melebihi jumlah itu.
Tahukah kamu
Pasukan 50 Orang
Mengirim 50 orang untuk menangkap satu orang menunjukkan betapa gentingnya situasi dan betapa takutnya raja terhadap Elia. Ungkapan 'abdi Allah' digunakan untuk menghormati Elia, tetapi perintah 'Turunlah!' menunjukkan otoritas raja.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 1:9
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 1:9
✕ Sering dikira
Elia membunuh tentara itu karena ia kejam.
✓ Yang sebenarnya
Tindakan Elia adalah penghakiman dari Tuhan atas penolakan terhadap pesan-Nya, bukan kemarahan pribadi.
✕ Sering dikira
Panglima memanggil Elia 'abdi Allah' dengan tulus.
✓ Yang sebenarnya
Ia menggunakan gelar itu secara formal, tetapi perintahnya menunjukkan ketidaktaatan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 1:9
Seringkali kita ingin mengendalikan pekerjaan Tuhan dan memerintah hamba-Nya. Renungkan apakah kita menghormati otoritas rohani atau justru mencoba memaksakan kehendak kita. Belajarlah untuk tunduk pada pimpinan Tuhan.
Tuhan, ampunilah sikapku yang suka memerintah. Ajari aku untuk menghormati utusan-Mu dan tunduk pada kehendak-Mu. Amin.