Utusan Ceritakan Sosok Elia
2 Raja-raja 1:6
Elia dan Ahazia: Menghadapi Pilihan
“Mereka menjawab kepadanya, “Seseorang datang menemui kami dan berkata kepada kami, ‘Pergi dan kembalilah kepada raja yang mengutusmu dan berbicaralah kepadanya, ‘Inilah firman TUHAN: ‘Apakah karena tidak ada Allah di Israel sehingga kamu menyuruh untuk meminta petunjuk kepada Baal-Zebub, ilah di Ekron? Oleh sebab itu, dari tempat tidur tempat kamu berbaring, kamu tidak akan bangun lagi dari atasnya, karena kamu pasti akan mati.’””2 Raja-raja 1:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jawab mereka kepadanya: "Ada seorang datang menemui kami dan berkata kepada kami: Pergilah, kembalilah kepada raja yang telah menyuruh kamu, dan katakanlah kepadanya: Beginilah firman TUHAN: Apakah tidak ada Allah di Israel, sehingga engkau menyuruh meminta petunjuk kepada Baal-Zebub, allah di Ekron? Sebab itu engkau tidak akan bangun lagi dari tempat tidur di mana engkau berbaring, sebab engkau pasti akan mati."”2 Raja-raja 1:6 · TB
Terjemahan Baru
“Mereka menjawab, "Seorang laki-laki datang menemui kami, dan menyuruh kami kembali untuk mengatakan kepada Baginda bahwa TUHAN berkata begini kepada Baginda, 'Apakah di Israel tidak ada Allah, sehingga engkau menyuruh meminta petunjuk kepada Baal-Zebub, dewa kota Ekron? Engkau tidak akan sembuh, engkau akan mati!'"”2 Raja-raja 1:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jawab mereka, “Seorang laki-laki datang menemui kami dan berkata, ‘Kembalilah kepada raja yang mengutus kalian dan sampaikan kepadanya pesan TUHAN ini: Pikirmu di Israel tidak ada Allah, sampai-sampai kalian pergi ke Ekron mencari petunjuk dari Baal Zebub, dewa orang Filistin! Karena itu, kamu tidak akan bangun dari tempat tidurmu. Kamu pasti mati.’””2 Raja-raja 1:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they said unto him, There came a man up to meet us, and said unto us, Go, turn again unto the king that sent you, and say unto him, Thus saith the LORD, Is it not because there is not a God in Israel, that thou sendest to enquire of Baalzebub the god of Ekron? therefore thou shalt not come down from that bed on which thou art gone up, but shalt surely die.”2 Raja-raja 1:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 1:6?
Para utusan menyampaikan pesan Elia secara lengkap kepada raja, mengulangi pertanyaan tentang tidak adanya Allah di Israel dan keputusan bahwa Ahazia akan mati. Mereka setia menyampaikan firman meskipun berita itu buruk.
Latar belakang
Laporan Utusan
Para utusan menyampaikan perkataan Elia yang menegur raja karena bertanya kepada Baal-Zebub, seolah-olah tidak ada Allah di Israel, dan menyampaikan ancaman kematian.
Di mana
Samaria
Di istana raja
Kapan
~850 SM
Zaman Kerajaan Terpecah
Yang berbicara
Para utusan
Utusan raja yang setia, tapi takut pada Elia
Kepada
Raja Ahazia
Raja yang sedang sakit, mendengarkan laporan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יְהוָה
YHWH · TUHAN
Nama pribadi Allah Israel, sering diterjemahkan TUHAN
אַיִן
ayin · tidak ada
Tidak ada, ketiadaan
דָּרַשׁ
darash · meminta petunjuk
Mencari, bertanya, berkonsultasi
Kontras antara 'YHWH' dan 'ayin' (tidak ada) menunjukkan bahwa Ahazia bertindak seolah-olah YHWH tidak ada, padahal Dialah sumber jawaban.
Tahukah kamu
Peran Malaikat TUHAN
Elia menerima perintah dari Malaikat TUHAN (ayat 3), yang dalam bahasa Ibrani bisa merujuk pada utusan ilahi, bukan malaikat biasa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 1:6
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 1:6
✕ Sering dikira
Bahwa para utusan mengubah perkataan Elia.
✓ Yang sebenarnya
Mereka setia menyampaikan, hanya saja menambahkan 'dari atasnya' yang tidak penting.
✕ Sering dikira
Bahwa 'tidak ada Allah' berarti Allah benar-benar tidak ada.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah pertanyaan retoris untuk menegur penyembahan berhala.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 1:6
Menyampaikan kebenaran bisa menjadi tidak nyaman, tetapi kita dipanggil untuk setia pada firman Tuhan. Dalam pekerjaan dan hubungan, jadilah orang yang dapat dipercaya untuk menyampaikan kebenaran dengan kasih.
Tuhan, beri aku keberanian untuk menyampaikan kebenaran, bahkan ketika itu sulit, dan lakukan dengan cara yang menunjukkan kasih dan kesetiaan kepada-Mu. Amin.