Permohonan Terakhir Panglima
2 Raja-raja 1:13
Raja Menantang Elia, Api dari Langit
PerikopAhazia Memanggil Elia · 2 Raja-raja 1:9-16 →“Kemudian, raja mengirim kembali panglima pasukan lima puluh yang ketiga beserta kelima puluh anak buahnya. Panglima pasukan lima puluh yang ketiga itu naik dan datang untuk sujud berlutut di hadapan Elia dan memohon kepadanya sambil berbicara kepadanya, “Ya, abdi Allah, kiranya nyawaku dan nyawa hamba-hambamu yaitu kelima puluh anak buah ini berharga di matamu.”2 Raja-raja 1:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian raja menyuruh pula seorang perwira yang ketiga dengan kelima puluh anak buahnya. Lalu naiklah perwira yang ketiga itu dan sesudah sampai, berlututlah ia di depan Elia, serta memohon belas kasihan kepadanya, katanya: "Ya abdi Allah, biarlah kiranya nyawaku dan nyawa kelima puluh orang hamba-hambamu ini berharga di matamu.”2 Raja-raja 1:13 · TB
Terjemahan Baru
“Sekali lagi raja mengutus seorang perwira bersama lima puluh orang anak buahnya. Perwira itu naik ke bukit dan setelah sampai di depan Elia ia berlutut dan berkata, "Ampunilah kami, ya hamba Allah! Kasihanilah saya dan semua anak buah saya ini. Janganlah kami dibunuh!”2 Raja-raja 1:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Raja mengirimkan lagi perwira ketiga beserta lima puluh prajurit. Perwira yang ketiga ini naik ke bukit dan berlutut di hadapan Elia. Dia memohon belas kasihan, “Ya nabi Allah, kami ini hamba-hambamu. Tolong biarlah saya dan kelima puluh prajurit ini hidup.”2 Raja-raja 1:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he sent again a captain of the third fifty with his fifty. And the third captain of fifty went up, and came and fell on his knees before Elijah, and besought him, and said unto him, O man of God, I pray thee, let my life, and the life of these fifty thy servants, be precious in thy sight.”2 Raja-raja 1:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 1:13?
Panglima ketiga yang diutus raja menyadari kesalahan pendahulunya dan memohon belas kasihan dengan merendahkan diri di hadapan Elia. Ia mengakui kuasa Elia sebagai abdi Allah dan takut akan hukuman yang sama, menunjukkan bahwa kerendahan hati dapat mengubah sikap Allah.
Latar belakang
Merendahkan Diri
Raja mengutus panglima ketiga dengan lima puluh anak buahnya. Berbeda dengan pendahulunya yang sombong, panglima ini berlutut di hadapan Elia dan memohon nyawanya serta anak buahnya diselamatkan.
Di mana
Bukit di Samaria
Di lereng bukit, panas, tanah gersang
Kapan
~850 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Panglima Pasukan Kelima Puluh
Perwira muda, bertugas membawa Elia turun
Kepada
Elia
Nabi Allah, berpakaian bulu, berapi-api
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָמַד
amad · diam
berdiri atau muncul, tetapi di sini berarti menghadap
עֶבֶד
ebed · hamba
pelayan atau budak, tetapi juga sebutan hormat
עַיִן
ayin · mata
mata, juga berarti pandangan atau penghargaan
Ketiga kata ini menunjukkan sikap panglima yang mengakui otoritas Elia dan merendahkan dirinya di hadapan utusan Allah. Ini adalah perubahan hati, bukan sekadar strategi sosial.
Tahukah kamu
tiga kali utusan?
Menurut adat Timur Tengah kuno, mengutus hingga tiga kali menunjukkan keseriusan, tetapi juga bisa berarti penguji kesabaran. Raja Ahazia mungkin berharap utusan ketiga berhasil karena sikapnya berbeda.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 1:13
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 1:13
✕ Sering dikira
Panglima ini pengecut karena takut mati.
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan ketakutan semata, tetapi kesadaran akan kuasa Allah dan pertobatan.
✕ Sering dikira
Berlutut di hadapan Elia berarti menyembahnya.
✓ Yang sebenarnya
Berlutut adalah sikap hormat kepada wakil Allah, bukan penyembahan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 1:13
Saat menghadapi situasi sulit, cobalah untuk merendahkan hati dan mengakui keterbatasan kita. Seperti panglima ini, permohonan yang tulus bisa membuka jalan bagi pertolongan, daripada terus memaksakan kehendak sendiri.
Tuhan, ajari aku untuk rendah hati dan memohon belas kasihan-Mu dalam setiap keadaan, seperti panglima yang sujud di hadapan Elia. Amin.