Guru-guru palsu menganggap kemabukan siang hari sebagai kesenangan
2 Petrus 2:13
Hedonisme terbuka dari guru-guru palsu
“mereka akan ditimpa kejahatan sebagai upah atas perbuatan mereka yang jahat. Mereka menganggap bermabuk-mabukan pada siang hari sebagai kesenangan. Mereka adalah noda dan cela, bersukaria dalam muslihat mereka ketika makan bersama-sama denganmu.”2 Petrus 2:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan akan mengalami nasib yang buruk sebagai upah kejahatan mereka. Berfoya-foya pada siang hari, mereka anggap kenikmatan. Mereka adalah kotoran dan noda, yang mabuk dalam hawa nafsu mereka kalau mereka duduk makan minum bersama-sama dengan kamu.”2 Petrus 2:13 · TB
Terjemahan Baru
“Sebagai ganjaran atas penderitaan yang telah mereka sebabkan, mereka akan menderita sengsara. Bagi mereka, hal yang menyenangkan hati ialah melakukan apa saja pada siang hari guna memuaskan keinginan badan mereka. Kalau mereka duduk bersama-sama kalian dalam pesta makan, sikap mereka memuakkan karena mereka mabuk dengan hawa nafsu.”2 Petrus 2:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Itulah upah bagi guru-guru palsu atas perbuatan mereka yang jahat. Waspadalah! Mereka senang bergabung dengan kita supaya bisa mempengaruhi kita dengan ajaran sesat. Mereka juga ingin masuk ke antara kita dan mengikuti pesta perjamuan kita. Di dalamnya, mereka sangat mencemarkan persekutuan kita. Yang paling menggembirakan mereka adalah makan dan minum dengan rakus sambil menyusupkan pengaruh buruknya ke antara kita dengan cara licik.”2 Petrus 2:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And shall receive the reward of unrighteousness, as they that count it pleasure to riot in the day time. Spots they are and blemishes, sporting themselves with their own deceivings while they feast with you;”2 Petrus 2:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Petrus 2:13?
Ayat ini menggambarkan guru-guru palsu yang akan menuai akibat dari perbuatan jahat mereka. Mereka menganggap pesta pora di siang hari sebagai kesenangan, dan ketika mereka berpesta bersama jemaat, mereka menjadi noda dan cela karena perilaku mereka yang tidak senonoh.
Latar belakang
Guru-guru palsu menganggap siang hari sebagai waktu untuk bersenang-senang
Peter memberikan detail tentang gaya hidup guru-guru palsu. Mereka tidak menahan diri dalam hal kesenangan fisik — mereka bahkan menganggap kemabukan siang hari sebagai waktu untuk bersenang-senang. Mereka adalah noda dan cela ketika mereka makan bersama dengan jemaat, membanggakan muslihat mereka.
Di mana
Roma atau Babilon
Gereja sedang diingatkan tentang bagaimana guru-guru palsu menarik orang dengan kesenangan
Kapan
~64 M
Penjelasan tentang cara guru-guru palsu merayu orang
Yang berbicara
Simon Petrus
Rasul Kristus, pemimpin awal gereja
Kepada
Jemaat Kristen awal
Orang-orang percaya yang melihat guru-guru palsu merayu mereka dengan kesenangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐντρυφάω
entryphá · revel in their deceptions
Berfoya-foya, hidup dalam kemewahan; menikmati kesenangan fisik tanpa kontrol
σπῖλος καὶ μῶμος
spîlos kaí mômos · stains and blemishes
Noda dan cacat; tanda-tanda moral yang mengotori
ἀγάπη
agápis · feasts
Pesta kasih sayang; pertemuan sosial jemaat untuk merayakan persekutuan
Guru-guru palsu mengubah acara spiritual jemaat menjadi kesempatan untuk memuaskan hasrat mereka — mereka adalah noda pada kehidupan jemaat.
Tahukah kamu
Mereka adalah noda dan cela dalam pesta jemaat (agape meals)
Pesta agape adalah pertemuan spiritual jemaat di mana orang-orang Kristen makan bersama. Guru-guru palsu ini mengubah acara spiritual menjadi peluang untuk memuaskan hasrat mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Petrus 2:13
Yudas 1:12
Penggambaran paralel dari guru-guru palsu yang merusak persekutuan jemaat
“Mereka adalah noda di pesta kasih sayang Anda... mereka adalah awan tanpa air”
1 Korintus 11:17-22
Peringatan tentang bagaimana pesta jemaat bisa menjadi tempat noda
“Perkumpulan kamu tidak membawa kebaikan”
Efesus 5:11-12
Instruksi untuk menghindari dan membongkar tindakan guru-guru palsu
“Jangan ambil bagian dalam karya-karya kegelapan... tetapi sebaliknya, telanjangi mereka”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Petrus 2:13
✕ Sering dikira
"Guru-guru palsu hanya membuat pilihan gaya hidup pribadi"
✓ Yang sebenarnya
Gaya hidup mereka ADALAH bagian dari ajaran mereka — mereka menggunakan pesta jemaat untuk merayu orang
✕ Sering dikira
"Kemabukan siang hari adalah masa lalu yang sudah dimaafkan"
✓ Yang sebenarnya
Peter menggunakan waktu present tense — ini adalah pola perilaku berkelanjutan mereka
Renungan
Renungan Singkat 2 Petrus 2:13
Periksa kembali cara kita bersenang-senang. Apakah kesenangan kita membawa kemuliaan bagi Tuhan atau justru menjadi batu sandungan bagi orang lain? Jangan sampai kita menjadi noda dalam komunitas, tetapi jadilah berkat.
Tuhan, mampukan aku untuk memilih kesenangan yang berkenan kepada-Mu dan menjaga perilakuku agar tidak menjadi batu sandungan bagi sesama. Amin.