Maaf ya, kami 'terlalu lemah' buat itu
2 Korintus 11:21
Paulus berani pamer seperti orang bodoh
“Dengan sangat malu aku harus mengatakan bahwa kami terlalu lemah untuk hal itu! Namun, apa saja yang orang lain berani untuk berbangga, -- aku berbicara seperti orang bodoh -- aku juga berani.”2 Korintus 11:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dengan sangat malu aku harus mengakui, bahwa dalam hal semacam itu kami terlalu lemah. Tetapi jika orang-orang lain berani membanggakan sesuatu, maka akupun--aku berkata dalam kebodohan--berani juga!”2 Korintus 11:21 · TB
Terjemahan Baru
“Saya malu mengakui bahwa kami terlalu lemah untuk berbuat seperti itu. Tetapi apa yang orang lain berani banggakan, saya berani juga! (Saya berbicara seperti orang bodoh.)”2 Korintus 11:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Memang, kalau saya dan Timotius dibandingkan dengan guru-guru baru itu, kami terlalu lemah. Apakah kalian pikir kami harus malu karena kami tidak menampar kalian?! Nah, sebenarnya saya juga bisa membanggakan diri dalam hal-hal yang mereka banggakan. (Tetapi ingatlah, perkataan seperti ini sebetulnya bodoh.)”2 Korintus 11:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“I speak as concerning reproach, as though we had been weak. Howbeit whereinsoever any is bold, (I speak foolishly,) I am bold also.”2 Korintus 11:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Korintus 11:21?
Dengan ironi, Paulus mengakui bahwa ia dan rekan-rekannya terlalu lemah untuk bertindak sekejam para rasul palsu yang memperlakukan jemaat dengan kasar. Ia menolak bermegah dalam hal-hal seperti itu.
Latar belakang
Sarkasme jadi serius
Dengan nada malu yang ironis, Paulus 'mengaku' kami terlalu lemah untuk memperlakukan kamu sekasar itu. Lalu dia berbalik: apa pun yang berani dibanggakan orang lain, dia juga berani — sambil mengingatkan dia bicara 'seperti orang bodoh'.
Di mana
Korintus
Arena pamer kredensial dan keberanian
Kapan
~56 M
Jembatan ke daftar penderitaan
Yang berbicara
Paulus
Pakai sarkasme tajam lalu siap masuk arena pamer
Kepada
Jemaat Korintus
Perlu diguncang dari kekaguman pada penipu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀτιμίαν
atimian · shame
malu, kehinaan
ἠσθενήκαμεν
ēsthenēkamen · weak
lemah, tak berdaya
τολμᾷ
tolma · bold
berani, nekat
Dengan atimian (malu) Paulus 'akui' kami ēsthenēkamen (lemah), tapi soal pamer dia sama tolma (berani) seperti yang lain.
Tahukah kamu
Lemah jadi titik balik
Ironisnya, 'kelemahan' yang dia ejek di sini justru jadi tema yang dia banggakan di akhir pasal. Paulus membalik definisi kekuatan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Korintus 11:21
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Korintus 11:21
✕ Sering dikira
"Paulus benar-benar malu jadi lemah."
✓ Yang sebenarnya
Itu sarkasme — kelemahan justru jadi kebanggaannya nanti.
✕ Sering dikira
"Paulus akhirnya tunduk pada gaya pamer."
✓ Yang sebenarnya
Dia ikut pamer untuk membaliknya jadi kemuliaan kelemahan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Korintus 11:21
Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk rendah hati dan tidak menggunakan kekuasaan atau posisi untuk menindas orang lain. Kekuatan sejati justru terletak dalam kelembutan dan kesediaan melayani.
Ya Tuhan, jauhkanlah kami dari keinginan untuk memegahkan diri dengan cara yang menyakiti sesama; tanamkanlah dalam kami hati yang lembut dan mau melayani. Amin.