Surat dari orang yang dianggap pengecut
2 Korintus 10:1
Otoritas bukan dari penampilan, tapi dari Allah
“Aku, Paulus, diriku sendiri memohon kepadamu dengan kelembutan dan kemurahan Kristus -- aku, yang tidak berani ketika berhadapan muka denganmu, tetapi berani ketika jauh darimu!”2 Korintus 10:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku, Paulus, seorang yang tidak berani bila berhadapan muka dengan kamu, tetapi berani terhadap kamu bila berjauhan, aku memperingatkan kamu demi Kristus yang lemah lembut dan ramah.”2 Korintus 10:1 · TB
Terjemahan Baru
“Sekarang saya, Paulus, mau mengajukan sesuatu kepadamu. Saya ini, menurut kata orang, lembut kalau berhadapan dengan kalian, tetapi berani kalau berjauhan. Nah, karena kelembutan dan kebaikan hati Kristus,”2 Korintus 10:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Saya tahu ada di antara kalian yang mengatakan bahwa saya orang yang lunak saat bertatap muka, tetapi keras saat menulis surat. Meski demikian, saya, Paulus, memohon kepada kalian dengan kelembutan dan kerendahan hati Kristus”2 Korintus 10:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now I Paul myself beseech you by the meekness and gentleness of Christ, who in presence am base among you, but being absent am bold toward you:”2 Korintus 10:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Korintus 10:1?
Paulus mengingatkan jemaat di Korintus bahwa ia memohon dengan kelembutan dan kemurahan Kristus. Ia mengakui bahwa secara fisik ia mungkin tampak lemah ketika hadir di tengah mereka, tetapi dalam suratnya ia berani menegur. Ini menunjukkan bahwa kasih Kristus adalah dasar dari otoritasnya, bukan ketegasan yang sombong.
Latar belakang
Paulus menyebut dirinya sendiri—dan mengutip ejekan orang
Paulus membuka dengan nama dirinya sendiri, hal yang tidak biasa di tengah surat. Ini menandakan bahwa apa yang ia katakan sangat personal. Ia mengutip tuduhan yang beredar: ia hanya berani lewat surat tapi pengecut ketika berhadapan langsung. Ironisnya, ia mulai pembelaannya dengan mengutip tuduhan itu secara blak-blakan.
Di mana
Makedonia
Paulus menulis sambil dalam perjalanan, sebelum ke Korintus
Kapan
~56 M
Krisis otoritas Paulus di Korintus
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang dikritik pengecut di muka, berani cuma di surat
Kepada
Jemaat Korintus
Yang terpengaruh oleh kritik terhadap Paulus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
πραΰτητος
prautetos · meekness
kelembutan yang terkendali; kekuatan yang tidak meledak-ledak
ἐπιεικείας
epieikias · gentleness
kemurahan hati, toleransi yang bijaksana
θαρρῶ
tharro · bold
berani, percaya diri, tidak ragu bertindak
Paulus menyebut 'kelembutan' dan 'kemurahan' Kristus bukan sebagai alasan minta maklum, tapi sebagai standar keberanian yang benar—berbeda dari 'berani' yang sombong.
Tahukah kamu
Kelembutan Kristus bukan kelemahan
Kata Yunani prautes yang diterjemahkan 'kelembutan' bukan berarti lemah atau penakut. Kata yang sama dipakai untuk kuda yang sudah dilatih—kekuatan besar yang terkendali. Paulus memilih kata ini untuk mendefinisikan ulang apa yang terlihat sebagai kelemahan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Korintus 10:1
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Korintus 10:1
✕ Sering dikira
Paulus mengakui dirinya memang pengecut di muka.
✓ Yang sebenarnya
Ia mengutip tuduhan itu untuk membantahnya—ia akan buktikan di ayat-ayat berikut.
✕ Sering dikira
'Kelembutan Kristus' berarti Paulus minta Korintus bersikap lunak.
✓ Yang sebenarnya
Ia memakai kelembutan Kristus sebagai landasan otoritasnya, bukan alasan untuk tidak bertindak.
Renungan
Renungan Singkat 2 Korintus 10:1
Ketika kita perlu menegur atau mengoreksi orang lain, lakukan dengan hati yang lembut, bukan dengan kekerasan. Biarkan kasih Kristus menjadi motivasi utama kita, sehingga perkataan kita membangun, bukan menghancurkan.
Tuhan, ajari aku untuk menyampaikan kebenaran dengan kelembutan dan kasih, seperti Kristus, Amin.