Tidak berbangga melampaui batas yang Allah tetapkan
2 Korintus 10:13
Otoritas bukan dari penampilan, tapi dari Allah
“Akan tetapi, kami tidak akan berbangga atas hal-hal yang melampaui batasan kami, melainkan menurut batasan dari ketetapan yang Allah telah bagikan kepada kami, yaitu batasan untuk menjangkau sampai kepada kamu juga.”2 Korintus 10:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebaliknya kami tidak mau bermegah melampaui batas, melainkan tetap di dalam batas-batas daerah kerja yang dipatok Allah bagi kami, yang meluas sampai kepada kamu juga.”2 Korintus 10:13 · TB
Terjemahan Baru
“Kami tidak begitu. Kalau kami berbangga-bangga, kami tidak melampaui batas. Kami tinggal di dalam batas-batas daerah pekerjaan yang sudah ditentukan oleh Allah untuk kami. Dan kalian termasuk di dalam daerah itu.”2 Korintus 10:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kami tidak akan membanggakan diri dengan cara yang kurang bijaksana. Kami hanya akan membanggakan jemaat-jemaat yang sudah Allah percayakan untuk kami rintis, termasuk kalian, karena kamilah yang pertama kali menyampaikan Kabar Baik ke Korintus. Artinya kami tidak merampas daerah pelayanan yang dirintis orang lain.”2 Korintus 10:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But we will not boast of things without our measure, but according to the measure of the rule which God hath distributed to us, a measure to reach even unto you.”2 Korintus 10:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Korintus 10:13?
Paulus menolak menyombongkan diri dengan melampaui batas pelayanannya. Ia hanya bermegah sesuai dengan porsi yang Allah tetapkan, yaitu menjangkau jemaat di Korintus. Ini adalah prinsip kerendahan hati dan kepatuhan pada kehendak Allah dalam pelayanan.
Latar belakang
Ada wilayah yang Allah tetapkan—dan Korintus ada di dalamnya
Paulus tidak berbangga melampaui batas, tapi berbangga dalam batas yang Allah sendiri yang tetapkan. Konsep ini penting: ia tidak mengklaim otoritas atas semua orang, tapi atas jemaat yang Allah kirim dia untuk mendirikannya. Dan Korintus jelas ada dalam wilayah itu.
Di mana
Makedonia
Paulus menjelaskan konsep wilayah pelayanan yang Allah tetapkan
Kapan
~56 M
Krisis otoritas Paulus di Korintus
Yang berbicara
Paulus
Yang mengakui ada batas yang Allah tetapkan untuk pelayanannya
Kepada
Jemaat Korintus
Yang berada dalam wilayah yang memang Allah tugaskan pada Paulus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
καυχησόμεθα
kauchēsometha · boast
berbangga, membanggakan diri
μέτρου
metrou · measure
ukuran, takaran, batasan
κανόνος
kanonos · rule
tongkat ukur, standar, batas wilayah yang ditetapkan
'Berbangga' yang benar mengikuti 'takaran' dan 'batas wilayah' yang Allah sendiri tetapkan—bukan meluap ke mana-mana sesuai selera.
Tahukah kamu
Kata yang diterjemahkan 'batasan' adalah kanon dalam bahasa Yunani
Kata kanon di sini—yang kita kenal sebagai 'kanon Alkitab'—aslinya berarti tongkat pengukur atau garis batas. Ini salah satu kemunculan kata kanon dalam Perjanjian Baru, dan konteksnya bukan soal kitab suci tapi soal batas wilayah pelayanan apostolik.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Korintus 10:13
Roma 15:20
batasan dari ketetapan yang Allah telah bagikan
“Aku berusaha memberitakan Injil bukan di tempat di mana Kristus sudah dikenal.”
Galatia 2:9
batasan dari ketetapan yang Allah telah bagikan
“Yakobus, Petrus, dan Yohanes memberi Paulus dan Barnabas tangan persekutuan: mereka ke bangsa lain, kita ke orang Yahudi.”
Amsal 22:28
batasan
“Jangan pindahkan batas kuno yang dipasang nenek moyangmu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Korintus 10:13
✕ Sering dikira
Paulus bilang ia tidak perlu berbangga sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Ia boleh berbangga—tapi dalam batas yang Allah tetapkan, bukan melampaui apa yang bukan haknya.
✕ Sering dikira
Batas wilayah ini berarti Paulus tidak boleh pergi ke tempat lain.
✓ Yang sebenarnya
Batas di sini tentang klaim otoritas atas jemaat yang bukan ia dirikan—bukan larangan pergi ke tempat baru.
Renungan
Renungan Singkat 2 Korintus 10:13
Jangan membandingkan diri dengan orang lain atau mengambil pujian atas pekerjaan yang bukan kita lakukan. Fokuslah pada panggilan dan tanggung jawab spesifik yang Allah berikan, dan lakukan dengan setia di bidang itu.
Tuhan, tolong aku untuk bermegah hanya dalam panggilan yang Engkau berikan, dan jalani pelayananku dengan rendah hati tanpa melampaui batas yang Engkau tetapkan. Amin.