Sesetia Allah, sebegitu jujur kami

2 Korintus 1:18

Kesetiaan Allah jadi jaminan kata Paulus

Sama seperti Allah adalah setia, perkataan kami kepadamu bukanlah “ya” dan “tidak”.

2 Korintus 1:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Korintus 1:18?

Paulus menegaskan kesetiaannya dengan menyebut Allah sebagai saksi. Ia menyatakan bahwa perkataannya kepada jemaat Korintus bukanlah 'ya' dan 'tidak' secara bersamaan, melainkan selalu 'ya' karena Allah itu setia. Ini menunjukkan bahwa Paulus tidak main-main dalam perkataannya.

Latar belakang

Jaminan dari atas

Paulus mengangkat pembelaannya ke level lebih tinggi: sebagaimana Allah setia, demikian pula pesannya pada mereka bukan campuran 'ya' dan 'tidak'. Integritasnya disandarkan bukan pada dirinya, tapi pada karakter Allah yang konsisten.

Di mana

Makedonia

Menjamin kejujuran pesan dengan menunjuk kesetiaan Allah

Kapan

~56 M

Pembelaan atas perubahan rencana

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tuduhan plinplan
Yesus adalah 'ya'
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Yang menyandarkan integritasnya pada karakter Allah

J

Kepada

Jemaat Korintus

Yang perlu diyakinkan soal kejujuran Paulus

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

πιστός

pistos · faithful

dapat dipercaya, menepati janji

λόγος

logos · word

perkataan, pesan yang disampaikan

πρὸς ὑμᾶς

pros hymas · to you

kepada kamu, ditujukan langsung

Kesetiaan Allah (pistos) menjadi dasar mengapa 'perkataan' (logos) Paulus tidak mungkin bermuka dua — integritas yang dipinjam dari karakter Allah.

Tahukah kamu

Karakter Allah jadi argumen

Daripada bersumpah, Paulus menunjuk sifat Allah yang setia sebagai tolok ukur. Logikanya: utusan Allah yang setia mustahil membawa pesan yang mendua.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Korintus 1:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Korintus 1:18

✕  Sering dikira

"Paulus mengandalkan reputasi dirinya sendiri."

✓  Yang sebenarnya

Ia justru menyandarkan kejujurannya pada kesetiaan Allah, bukan dirinya.

✕  Sering dikira

"Setia di sini hanya soal Allah, tak terkait Paulus."

✓  Yang sebenarnya

Paulus mengaitkannya langsung: karena Allah setia, pesannya pun konsisten.

Renungan

Renungan Singkat 2 Korintus 1:18

Tuhan adalah setia, dan kita dipanggil untuk meneladani kesetiaan-Nya dalam perkataan dan perbuatan. Mari kita berusaha untuk selalu berkata 'ya' jika memang ya, dan 'tidak' jika tidak, dengan rendah hati dan jujur di hadapan Tuhan dan sesama.

Bapa yang setia, bentuklah kami menjadi orang-orang yang dapat dipercaya, dan biarlah perkataan kami selalu sesuai dengan kebenaran, seperti Engkau yang selalu setia. Amin.