Keturunan Husim

1 Tawarikh 8:11

Silsilah Benyamin: Dari Bela hingga Saul

Anak-anaknya dari Husim adalah Abitub dan Elpaal.

1 Tawarikh 8:11 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 8:11?

Dari istri Saharaim yang bernama Husim, ia memiliki anak-anak Abitub dan Elpaal. Ini menunjukkan bahwa Saharaim memiliki anak dari kedua istri yang disebutkan sebelumnya, meskipun ia telah menceraikan mereka.

Latar belakang

Anak-anak dari Husim

Ayat ini mencatat anak-anak Saharaim dari Husim, istri pertamanya yang telah diceraikan: Abitub dan Elpaal. Nama Elpaal akan menjadi penting karena keturunannya disebutkan selanjutnya.

Di mana

Yerusalem

Di kota Yerusalem, setelah pembuangan

Kapan

~400 SM

Pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembuangan Babel
Pelayanan Ezra
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Tawarikh

Sejarawan imam, ~400 SM, menyusun silsilah

U

Kepada

Umat Israel pasca-pembuangan

Orang-orang yang kembali dari Babel, perlu akar

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֲבִיטוּב

Avituv · Abitub

Ayah kebaikan, nama teoforik.

אֶלְפַּעַל

Elpa'al · Elpaal

Allah melakukan, nama yang memuliakan Tuhan.

חֻשִׁים

Chushim · Husim

Orang-orang yang cepat, mungkin berarti 'yang tergesa-gesa'.

Nama-nama ini mengandung makna teologis: 'Ayah kebaikan' dan 'Allah melakukan', mengingatkan bahwa Allah setia di tengah kegagalan manusia.

Tahukah kamu

Istri yang Diceraikan

Husim adalah salah satu dari dua istri Saharaim yang diceraikan, tapi tetap disebutkan dalam silsilah, menunjukkan penghargaan terhadap garis keturunan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 8:11

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 8:11

✕  Sering dikira

Menganggap Husim adalah laki-laki, padahal di sini nama istri.

✓  Yang sebenarnya

Husim adalah nama perempuan, salah satu istri Saharaim.

✕  Sering dikira

Berpikir semua anak Saharaim lahir dari istri yang sama.

✓  Yang sebenarnya

Ayat 8-11 memisahkan anak dari istri pertama dan kedua.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 8:11

Kita dapat belajar bahwa kasih Allah tidak terbatas oleh kesalahan masa lalu. Ia tetap setia kepada generasi-generasi berikutnya, memberikan keturunan dan berkat.

Ya Tuhan, terima kasih atas kesetiaan-Mu yang melampaui kesalahan masa lalu. Tolong aku untuk hidup dalam kasih karunia-Mu. Amin.