Ulam dan Bedan

1 Tawarikh 7:17

Silsilah Suku Isakhar hingga Asyer

PerikopKeturunan Manasye · 1 Tawarikh 7:14-19 →
“Anak Ulam adalah Bedan. Itulah keturunan Gilead, anak Makhir, anak Manasye.”

1 Tawarikh 7:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 7:17?

Ayat ini menyebutkan bahwa anak Ulam adalah Bedan, yang merupakan keturunan Gilead bin Makhir bin Manasye. Ini menunjukkan bahwa silsilah bangsa Israel dicatat dengan teliti, yang menegaskan bahwa Allah peduli pada setiap generasi.

Latar belakang

Keturunan Ulam: Bedan

Ayat ini mencatat bahwa Ulam memiliki anak bernama Bedan. Kemudian disebutkan bahwa itulah keturunan Gilead, anak Makhir, anak Manasye.

Di mana

Yerusalem

Saat membangun kembali identitas bangsa, di bait suci

Kapan

~450 SM

Pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembangunan Bait Suci
Pelayanan Ezra dan Nehemia
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Tawarikh

Sejarawan dan imam yang menulis kitab ini, ~450 SM

O

Kepada

Orang-orang Israel pasca-pembuangan

Komunitas yang kembali dari Babel, butuh identitas

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אוּלָם

Ulam · Ulam

Nama pribadi yang berarti 'terdahulu' atau 'beranda'.

בֶּדֶן

Bedan · Bedan

Nama pribadi yang tidak jelas artinya, mungkin 'pelayan'.

מִשְׁפָּחָה

mishpachah · keturunan

Keluarga atau klan, kelompok kekerabatan.

Kata 'keturunan' (mishpachah) menunjukkan pentingnya ikatan keluarga dalam komunitas Israel. Setiap nama, meskipun tidak terkenal, adalah bagian dari garis keturunan yang berharga.

Tahukah kamu

Bedan disebut di tempat lain?

Nama Bedan muncul dalam 1 Samuel 12:11 sebagai salah satu hakim Israel, meskipun mungkin merujuk pada orang yang sama atau berbeda.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 7:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 7:17

✕  Sering dikira

Mengira Bedan adalah hakim yang terkenal.

✓  Yang sebenarnya

Belum pasti; bisa orang yang berbeda.

✕  Sering dikira

Mengira silsilah ini tidak penting.

✓  Yang sebenarnya

Silsilah penting untuk identitas dan warisan umat.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 7:17

Silsilah mengingatkan kita bahwa kehidupan kita terhubung dengan masa lalu dan masa depan. Kita adalah bagian dari cerita yang lebih besar. Renungkan bagaimana kamu dapat menjadi berkat bagi generasi berikutnya.

Ya Tuhan, terima kasih karena Engkau menuliskan hidup kami dalam rencana-Mu. Bantu kami untuk meninggalkan warisan iman bagi generasi penerus. Amin.