Padang Rumput Subur

1 Tawarikh 4:40

Keturunan Yehuda dan Simeon

Mereka pun mendapatkan padang rumput yang subur dan baik; tanah itu luas, tenang, dan damai. Orang-orang yang sebelumnya tinggal di sana adalah orang Ham.

1 Tawarikh 4:40 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 4:40?

Mereka menemukan padang rumput yang subur dan baik, tanah yang luas, tenang, dan damai, yang sebelumnya dihuni oleh orang Ham. Ini menunjukkan Tuhan menyediakan tempat yang baik bagi umat-Nya.

Latar belakang

Menemukan Tanah yang Luas dan Damai

Orang-orang Simeon mencari padang rumput untuk ternak mereka. Mereka menemukan tanah yang subur, luas, tenang, dan damai, yang sebelumnya dihuni oleh orang Ham.

Di mana

Gedor

Wilayah lembah di sebelah barat Yehuda

Kapan

~950 SM

Zaman Hakim-hakim / awal raja

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pencarian padang rumput
Serangan atas orang Ham
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Tawarikh

Imam/penyusun sejarah Israel, ~400 SM

U

Kepada

Umat Israel pasca-pembuangan

Masyarakat Yehuda yang kembali dari Babel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁמֵן

shamen · subur

gemuk, subur, berlimpah

רָחָב

rachav · luas

lebar, luas

שָׁקַט

shaqat · damai

tenang, diam, aman

Tanah yang dijanjikan Tuhan sungguh berlimpah dan menenangkan; ini gambaran berkat yang membawa ketenangan.

Tahukah kamu

Siapakah orang Ham?

Istilah 'orang Ham' mungkin merujuk pada keturunan Ham, tetapi dalam konteks Gezer, beberapa ahli mengaitkannya dengan penduduk non-Israel.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 4:40

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 4:40

✕  Sering dikira

Mengira 'orang Ham' adalah orang Mesir kuno

✓  Yang sebenarnya

Orang Ham di sini adalah penduduk non-Israel di Kanaan, bukan orang Mesir.

✕  Sering dikira

Menganggap padang rumput ini tanpa campur tangan Tuhan

✓  Yang sebenarnya

Konteksnya menunjukkan berkat Tuhan, karena mereka mendapat tempat yang tenang dan damai.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 4:40

Tuhan ingin memberikan yang terbaik bagi kita, termasuk tempat yang aman dan damai. Kita perlu percaya bahwa Dia menyediakan kebutuhan kita, bahkan di tengah persaingan atau kesulitan.

Bapa, terima kasih atas penyediaan-Mu yang melimpah. Ajar aku untuk percaya bahwa Engkau selalu memberi yang terbaik bagiku. Amin.