Para pemimpin yang diberkati

1 Tawarikh 4:37

Daftar keturunan yang setia

dan Ziza, anak Sifei, anak Alon, anak Yedaya, anak Simri, anak Semaya.

1 Tawarikh 4:37 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 4:37?

Ayat ini melanjutkan daftar silsilah Simeon, menyebutkan Ziza dan nenek moyangnya. Ini menunjukkan pentingnya catatan genealogis bagi orang Israel untuk melestarikan warisan dan identitas suku mereka.

Latar belakang

Daftar pemimpin yang disebutkan

Ayat ini melanjutkan silsilah Simeon, menyebutkan Ziza dan silsilahnya. Ini menunjukkan bahwa orang-orang ini adalah pemimpin dalam kaum mereka, dan keluarga mereka bertambah banyak.

Di mana

Yerusalem

Dalam konteks silsilah, mungkin di bait suci

Kapan

~450 SM

Setelah pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kembali dari Babel
Pembangunan kembali tembok
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Tawarikh

Sejarawan imam, pasca-pembuangan

P

Kepada

Pembaca Yahudi

Komunitas yang kembali dari Babel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

זִיזָא

Ziza · Ziza

Kemegahan, kecemerlangan

בֵּן

ben · anak

Anak laki-laki, keturunan

נָשִׂיא

nasi · pemimpin

Pemimpin, kepala, pangeran

Nama-nama ini bukan sekadar daftar; setiap nama membawa makna yang mencerminkan harapan dan identitas. Gelar 'pemimpin' menunjukkan peran penting mereka dalam komunitas, bukan sekadar silsilah.

Tahukah kamu

Nama yang bermakna

Nama 'Ziza' dalam bahasa Ibrani berarti 'kemegahan' atau 'kecemerlangan', mencerminkan harapan orang tua akan masa depan anaknya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 4:37

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 4:37

✕  Sering dikira

Menganggap silsilah ini tidak penting dan hanya membosankan.

✓  Yang sebenarnya

Silsilah ini menegaskan identitas dan warisan umat Tuhan.

✕  Sering dikira

Mengira setiap nama yang disebut pasti orang terkenal.

✓  Yang sebenarnya

Banyak nama tidak dikenal, tetapi tetap dicatat sebagai bagian dari sejarah umat.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 4:37

Seperti orang Israel mencatat silsilah mereka, kita pun perlu menghargai akar dan sejarah keluarga kita. Mengenal asal-usul kita dapat membantu kita memahami siapa diri kita dan bagaimana Tuhan bekerja melalui generasi.

Tuhan, ajari aku menghargai warisan dan sejarah keluargaku, dan gunakanlah itu untuk membentuk identitasku di dalam Engkau. Amin.