Pemimpin yang Diingat

1 Tawarikh 4:36

Nama yang Bercerita

Elyoenai, Yaakoba, Yesohaya, Asaya, Adiel, Yesimiel, Benaya,

1 Tawarikh 4:36 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 4:36?

Ayat ini masih dalam daftar silsilah, menyebutkan Elyoenai, Yaakoba, Yesohaya, dan lainnya. Ini menunjukkan bahwa daftar ini penting bagi orang-orang yang namanya tercatat, karena mereka adalah bagian dari komunitas perjanjian Allah.

Latar belakang

Doa Terukir dalam Nama

Daftar pemimpin Simeon ini mungkin untuk memberi teladan bahwa kesetiaan tidak tergantung pada ketenaran. Setiap nama menyimpan arti yang mengarah pada Tuhan.

Di mana

Yerusalem

Di dalam kitab suci, dibaca oleh imam

Kapan

~450 SM

Pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemulihan mulai
Pengharapan Mesianik
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Tawarikh

Tangan-tangan yang memelihara kisah umat

P

Kepada

Pembaca Masa Kini

Siapa pun yang mau belajar dari sejarah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֶלְיוֹעֵינַי

Elyo'enai · Elyoenai

Yang Maha Tinggi menyingkapkan, bermakna penglihatan rohani.

יַעֲקֹבָה

Ya'aqobah · Yaakoba

Semoga Tuhan melindungi, ungkapan kepercayaan.

יְשׂוֹחָיָה

Yesoyah · Yesohaya

Tuhan membebaskan, harapan akan keselamatan.

Kombinasi nama-nama ini menegaskan bahwa Tuhan yang menyingkapkan, melindungi, dan membebaskan. Dia yang kita harapkan.

Tahukah kamu

Nama Panjang, Makna Kuat

Elyoenai adalah salah satu nama terpanjang di Alkitab, dan artinya 'mataku tertuju kepada TUHAN'—sebuah pernyataan iman yang dalam.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 4:36

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 4:36

✕  Sering dikira

Nama-nama ini tidak punya arti penting

✓  Yang sebenarnya

Setiap nama adalah kesaksian iman kepada Tuhan.

✕  Sering dikira

Hanya orang besar yang dipakai Tuhan

✓  Yang sebenarnya

Tuhan memakai orang biasa yang setia, bukan yang terkenal.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 4:36

Nama kita mungkin tidak tercatat dalam Alkitab, tetapi Allah mengenal kita masing-masing dan memanggil kita secara pribadi. Kita memiliki identitas dan nilai sebagai anak-anak-Nya.

Tuhan, terima kasih karena Engkau mengenal kami secara pribadi; tolong kami untuk hidup sesuai dengan panggilan kami sebagai umat-Mu. Amin.