Keturunan Ezra
1 Tawarikh 4:17
Silsilah yang Tak Terlupakan
“Anak-anak Ezra adalah Yeter, Mered, Efer, dan Yalon. Mered mengambil Bica, putri Firaun, kemudian perempuan itu melahirkan Miryam, Samai, dan Yisbah, bapa Estemoa.”1 Tawarikh 4:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Anak-anak Ezra ialah Yeter, Mered, Efer dan Yalon. Itulah anak-anak Bica, puteri Firaun yang telah dikawini Mered. Perempuan ini melahirkan Miryam, Samai dan Yisbah, bapa Estemoa.”1 Tawarikh 4:17 · TB
Terjemahan Baru
“Anak laki-laki Ezra ada empat orang: Yeter, Mered, Efer dan Yalon. Mered kawin dengan Bica putri raja Mesir. Mereka mendapat seorang anak perempuan bernama Miryam, dan dua anak laki-laki bernama Samai dan Yisba. Yisba adalah pendiri kota Estemoa. Mered juga kawin dengan seorang wanita dari suku Yehuda; anak mereka yang laki-laki ada tiga orang: Yered pendiri kota Gedor, Heber pendiri kota Sokho, dan Yekutiel pendiri kota Zanoah.”1 Tawarikh 4:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And the sons of Ezra were, Jether, and Mered, and Epher, and Jalon: and she bare Miriam, and Shammai, and Ishbah the father of Eshtemoa.”1 Tawarikh 4:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 4:17?
Ayat ini mencatat anak-anak Ezra, termasuk Mered yang menikahi putri Firaun. Ini menunjukkan pernikahan campuran dengan orang asing, tetapi Tuhan tetap memakai mereka. Ini mengingatkan bahwa rencana Allah tidak dibatasi oleh latar belakang atau asal-usul.
Latar belakang
Keturunan Mered yang Tak Biasa
Ayat ini mencatat anak-anak Ezra dan menyebutkan bahwa Mered menikahi putri Firaun, lalu memiliki anak dari pernikahan itu. Ini menunjukkan bahwa suku Yehuda memiliki hubungan dengan Mesir, dan nama-nama seperti Miryam mengingatkan pada tokoh penting.
Di mana
Yerusalem
Di ruang penyalinan kitab
Kapan
~400 SM
Pembuangan dan Pemulihan
Yang berbicara
Penulis Tawarikh
Sejarawan yang mencatat silsilah dengan teliti
Kepada
Jemaat Israel pasca-pembuangan
Orang-orang yang kembali dari Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מֶרֶד
Mered · Mered
pemberontakan; nama ini mungkin mencerminkan pergumulan
בִּתְיָה
Bitya · Bica
putri TUHAN; nama teoforik yang mengakui kuasa Yahweh
פַּרְעֹה
Par'oh · Firaun
gelar raja Mesir, artinya 'rumah besar'
Nama Bica ('putri TUHAN') menunjukkan bahwa perempuan asing dapat mengakui Allah Israel, dan Allah menerima mereka.
Tahukah kamu
Putri Firaun dalam Silsilah
Mered menikahi seorang putri Firaun, suatu pernikahan yang tidak lazim di Israel dan menunjukkan asimilasi budaya yang terjadi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 4:17
Keluaran 2:10
Putri Firaun lain yang penting
“Lalu berkatalah puteri Firaun kepada ibu itu: "Bawalah bayi ini dan susukanlah dia bagiku, maka aku akan memberi upah kepadamu."”
Rut 1:16
Orang asing bergabung dengan Israel
“Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi.”
Yesaya 56:3
Janji bagi orang asing
“Janganlah orang asing yang menggabungkan diri kepada TUHAN berkata: "Pasti TUHAN akan memisahkan aku dari pada umat-Nya."”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 4:17
✕ Sering dikira
Mered adalah orang asing karena menikahi putri Firaun.
✓ Yang sebenarnya
Mered adalah keturunan Yehuda, dan pernikahannya tidak membuat dia kehilangan status.
✕ Sering dikira
Bica adalah nama umum untuk putri Firaun.
✓ Yang sebenarnya
Bica adalah nama khusus yang diberikan, tidak biasa untuk putri Firaun.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 4:17
Tuhan dapat memakai siapa pun, apa pun latar belakangnya. Jangan menghakimi orang berdasarkan asal-usulnya. Setiap orang punya tempat dalam rencana Allah. Kita juga dipanggil untuk menerima dan bekerja sama dengan semua orang.
Ya Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak membedakan orang. Ajari aku untuk menghargai setiap orang dan bekerja sama dengan semua, seperti dalam keluarga Mered. Amin.