1 Tawarikh 21:15
“Kemudian, Allah mengutus malaikat ke Yerusalem untuk memusnahkannya. Ketika malaikat itu akan memusnahkan kota itu, TUHAN melihat dan menyesal atas malapetaka itu. TUHAN berkata kepada malaikat pemusnah itu, “Cukup! Sekarang, turunkan tanganmu!” Pada saat itu, malaikat TUHAN sedang berdiri di dekat tempat pengirikan Ornan, orang Yebus.”1 Tawarikh 21:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pula Allah mengutus malaikat ke Yerusalem untuk memusnahkannya, dan ketika hendak dimusnahkannya, maka TUHAN melihatnya, lalu menyesallah Ia karena malapetaka yang hendak didatangkan-Nya itu, lalu berfirmanlah Ia kepada malaikat pemusnah itu: "Cukup! Turunkanlah sekarang tanganmu itu!" Pada waktu itu malaikat TUHAN itu sedang berdiri dekat tempat pengirikan Ornan, orang Yebus.”1 Tawarikh 21:15 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu TUHAN mengutus seorang malaikat untuk membinasakan Yerusalem. Tetapi waktu malaikat itu sudah sampai di dekat pengirikan gandum milik Arauna orang Yebus, TUHAN mengubah keputusan-Nya untuk menghukum bangsa itu. Ia berkata kepada malaikat itu, "Cukup! Berhenti!"”1 Tawarikh 21:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And God sent an angel unto Jerusalem to destroy it: and as he was destroying, the LORD beheld, and he repented him of the evil, and said to the angel that destroyed, It is enough, stay now thine hand. And the angel of the LORD stood by the threshingfloor of Ornan the Jebusite.”1 Tawarikh 21:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 21:15?
Allah mengutus malaikat untuk memusnahkan Yerusalem, tetapi Ia berhenti dan menyesal karena belas kasihan-Nya. Malaikat berhenti di tempat pengirikan Ornan, menunjukkan bahwa Allah mendengar doa dan bertindak dengan kemurahan.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 21:15
Allah itu adil, tetapi juga penuh belas kasihan. Ketika kamu berada di tengah masalah, ingatlah bahwa Allah bisa menghentikan hukuman dan memberikan harapan baru, seperti yang Dia lakukan bagi Yerusalem.
Tuhan, terima kasih karena belas kasihan-Mu selalu mengalahkan murka-Mu. Ajari aku untuk juga menunjukkan belas kasihan kepada orang lain. Amin.