Iblis Membujuk Daud

1 Tawarikh 21:1

Daud Menghitung Israel dan Dihukum

Iblis bangkit melawan Israel. Dia membujuk Daud untuk menghitung orang Israel.

1 Tawarikh 21:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 21:1?

Ayat ini menunjukkan bahwa Iblis membujuk Daud untuk menghitung orang Israel, yang menjadi awal dari masalah besar. Ini mengajarkan bahwa godaan bisa datang dari kuasa jahat dan bahkan melalui pikiran kita sendiri, dan kita perlu waspada serta bergantung pada Tuhan.

Latar belakang

Iblis Membangkitkan Daud

Iblis bertindak sebagai penggoda, membangkitkan keinginan Daud untuk menghitung jumlah pasukan. Ini bukan perintah langsung dari Allah, tetapi merupakan ujian dan godaan.

Di mana

Yerusalem

Istana Daud, pagi hari

Kapan

~1010 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud berkuasa penuh
Tulah atas Israel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Tawarikh

Imam/Levite pasca-pembuangan, menyusun sejarah Israel

P

Kepada

Pembaca Israel

Komunitas Yehuda pasca-pembuangan, ~400 SM

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׂטָן

satan · Iblis

Penuduh atau lawan

עָמַד

amad · bangkit

Berdiri atau muncul

סוּת

sut · membujuk

Menggoda atau menghasut

Iblis berperan sebagai penggoda, tetapi tindakan Daud tetap menjadi tanggung jawabnya sendiri. Kata 'bangkit' menunjukkan tindakan aktif melawan.

Tahukah kamu

Perspektif Berbeda

Dalam 2 Samuel 24:1, Allah yang membangkitkan Daud, tetapi di sini Iblis. Penulis Tawarikh menekankan kedaulatan Allah dan menjauhkan Dia dari pencobaan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 21:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 21:1

✕  Sering dikira

Mengira Allah yang memerintahkan Daud untuk menghitung

✓  Yang sebenarnya

Iblis yang membujuk; Allah mengizinkan untuk menguji

✕  Sering dikira

Menganggap sensus itu selalu salah

✓  Yang sebenarnya

Sensus bisa benar jika diperintahkan Allah; masalahnya di motif dan kesombongan Daud

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 21:1

Hati-hati dengan dorongan yang tampak masuk akal tetapi sebenarnya menjauhkan kita dari Tuhan. Sebelum mengambil keputusan penting, periksalah motivasi kita dan mintalah hikmat dari Tuhan.

Tuhan, sadarkanlah aku akan tipu daya musuh dan jagalah hatiku agar tidak mudah tergoda. Amin.